Dirlantas Polda Sumbar Pastikan Akses Padang—Solok Sudah Bisa Dilewati Pasca Banjir Bandang

- Penulis

Rabu, 23 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LIPUTANKHUSUS.COM | PADANG — Akses jalan utama yang menghubungkan Padang dengan Solok, baik dari arah Padang menuju Solok maupun sebaliknya, sudah kembali dapat dilalui kendaraan pascabanjir bandang yang menerjang kawasan sekitar Kantor Bupati Solok di Nagari Batang Barus, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9/2026) malam.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan jalur tersebut saat ini sudah dapat digunakan oleh masyarakat. Namun, untuk memastikan proses penanganan material sisa bencana tetap berjalan dan keselamatan pengguna jalan terjaga, lalu lintas diberlakukan dengan sistem buka tutup melalui jalur baru.

“Saat ini sudah bisa dilalui dengan sistem buka tutup via jalur baru,” kata Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, Selasa (22/9/2026).

Penerapan sistem buka tutup dilakukan sebagai langkah pengaturan arus lalu lintas mengingat proses pembersihan material dampak banjir bandang masih berlangsung di sejumlah titik. Sebelumnya, material banjir sempat menutup akses utama Padang-Solok sehingga kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas.

Banjir bandang yang terjadi pada Senin malam tersebut membawa material berupa lumpur, batu, kayu, serta material lainnya yang menutup badan jalan dan berdampak terhadap kelancaran mobilitas masyarakat. Kondisi tersebut membuat aparat kepolisian bersama unsur terkait harus melakukan pengamanan sekaligus penanganan di lokasi terdampak.

Seiring proses penanganan berlangsung, akses lalu lintas mulai dipulihkan secara bertahap. Personel kepolisian di lapangan juga terus melakukan pengaturan kendaraan untuk mencegah terjadinya kepadatan serta memastikan masyarakat yang melintas tetap mengikuti jalur yang telah ditentukan.

Polda Sumbar sendiri turut mengerahkan personel untuk membantu penanganan bencana, termasuk mendukung proses evakuasi dan pembersihan material yang menutup akses jalan. Sebanyak 300 personel Brimob dan Direktorat Samapta Bhayangkara dilibatkan dalam penanganan di wilayah terdampak.

Dirlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa pembukaan akses tersebut tetap mengedepankan aspek keselamatan pengguna jalan. Karena itu, masyarakat yang melintas di kawasan terdampak diminta tidak terburu-buru dan tetap mematuhi arahan petugas.

Pengendara juga diimbau untuk mengurangi kecepatan, meningkatkan kewaspadaan, serta memperhatikan kondisi badan jalan, khususnya ketika melewati area yang masih dalam proses pembersihan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan pengguna jalan menjadi hal yang utama,” ujar Reza.

Menurutnya, kondisi pascabencana membutuhkan perhatian bersama. Pengendara diharapkan tidak memaksakan diri apabila menemukan titik yang masih dalam proses penanganan dan segera mengikuti petunjuk petugas kepolisian maupun personel gabungan di lokasi.

Dengan diberlakukannya sistem buka tutup melalui jalur baru, masyarakat kini sudah dapat kembali menggunakan akses Padang-Solok. Namun, proses pembersihan dan penanganan dampak banjir bandang masih terus dilakukan secara bertahap oleh petugas gabungan.

Dirlantas Polda Sumbar kembali mengingatkan masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas selama melintasi kawasan terdampak bencana serta selalu mematuhi rekayasa lalu lintas yang diterapkan petugas hingga kondisi jalur benar-benar kembali normal.

(Rosdiana Br Purba)

Berita Terkait

Dirlantas Polda Sumbar Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga, Teladani Semangat Pengorbanan Para Pahlawan
Dirlantas Polda Sumbar Ajak Pengemudi Patuhi Aturan Muatan Demi Keselamatan
Operator Alat Berat Disebut Diamankan Tipidter, Wartawan Minta Penjelasan Kapolres Langkat
Kabut Asap Mengepung Kabupaten Solok, Pantai Cermin Terpapar Pekat, Pemerintah Diminta Bertindak
Siswa SMP Al Madinah Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Asrama, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Kuasa Hukum Minta Polda Sumut Proses Secara Serius Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Darwan 
Satlantas Polrestabes Medan Menindak 29 Sepeda Motor Berknalpot Brong
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 03:02 WIB

Dirlantas Polda Sumbar Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga, Teladani Semangat Pengorbanan Para Pahlawan

Rabu, 23 September 2026 - 02:38 WIB

Dirlantas Polda Sumbar Ajak Pengemudi Patuhi Aturan Muatan Demi Keselamatan

Rabu, 23 September 2026 - 02:00 WIB

Dirlantas Polda Sumbar Pastikan Akses Padang—Solok Sudah Bisa Dilewati Pasca Banjir Bandang

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Kabut Asap Mengepung Kabupaten Solok, Pantai Cermin Terpapar Pekat, Pemerintah Diminta Bertindak

Jumat, 18 September 2026 - 10:56 WIB

Siswa SMP Al Madinah Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Asrama, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru