ALAHAN PANJANG,kABUPATEN SOLOK SUMBAR. LiputanKhusus.Com – Bupati Solok, Dr. (H.C.) Jon Firman Pandu, S.H., menghadiri kegiatan Workshop Solok Menuju Masjid Peradaban Sejuta Umat tingkat Kabupaten Solok yang berlangsung di Hotel Sofia, Alahan Panjang, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, M.A., serta para ketua organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam se-Kabupaten Solok.

Workshop ini menjadi momentum untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan keagamaan, pembinaan akhlak, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta pemberdayaan sosial masyarakat.
Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, memperkuat persatuan, dan melahirkan generasi yang berakhlak mulia.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh pengurus masjid, Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan Islam dapat memperkuat sinergi dalam memakmurkan masjid.
Masjid hendaknya tidak hanya menjadi tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, pembinaan generasi muda, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pemberdayaan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Jon Firman Pandu berharap, workshop Solok Menuju Masjid Peradaban Sejuta Umat menjadi langkah bersama dalam membangun komitmen untuk menjadikan masjid lebih aktif, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan umat di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, M.A., menegaskan bahwa masjid memiliki peran penting dalam pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan masjid perlu terus ditingkatkan agar semakin profesional, tidak hanya dalam penyelenggaraan ibadah, tetapi juga dalam pendidikan agama, pembinaan akhlak, dan pembentukan karakter generasi muda.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, pengurus masjid, dan seluruh ormas Islam untuk mewujudkan masjid yang makmur serta mampu menjadi pusat pembinaan umat.
Melalui workshop ini, diharapkan terbangun kesamaan visi dan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan fungsi masjid sebagai pusat peradaban, mempererat persatuan umat, serta mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Solok yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.(Yef)













Komentar