SUKABUMI, liputankhusus.com — Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga pertengahan Oktober 2026, progres pekerjaan fisik telah mencapai 65 persen.
Pelaksanaan kegiatan ini mencakup peningkatan jalan Lapisan Penetrasi (Lapen) sepanjang kurang lebih 2 kilometer, rehabilitasi jembatan, pembuatan sumur bor, hingga perbaikan berbagai fasilitas umum lainnya.
Kegiatan TMMD ke-130 di wilayah tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, pada Selasa (13/10/2026). Selain menyasar pembangunan infrastruktur fisik, program ini juga berfokus pada pemberdayaan masyarakat sekitar sebagai wujud sinergi nyata antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Andreas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi beserta seluruh jajaran yang terlibat. Menurutnya, TMMD merupakan wadah efektif untuk mempererat persatuan sekaligus mempercepat akselerasi pembangunan di kawasan pedesaan melalui semangat gotong royong.
“Pembangunan infrastruktur jalan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, memicu roda ekonomi kerakyatan, serta mendorong peningkatan kualitas aspek pendidikan dan kesehatan,” ujar Andreas.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, menjelaskan bahwa program ini melibatkan 150 personel gabungan dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri, serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah. Program yang menyasar desa dengan luas wilayah sekitar \pm 54\text{ km}^2 (terdiri dari 6 dusun, 13 RW, dan 59 RT) ini telah berjalan sejak 20 September 2026.
Dandim juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi di lapangan, salah satunya terkait fluktuasi harga material, khususnya aspal. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tantangan tersebut tidak akan mengorbankan kualitas hasil pekerjaan.
“Kendala harga material tidak menyurutkan komitmen kami. Pembangunan tetap dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Kami berharap hasil pembangunan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegas Letkol Inf Agung Ariwibowo.
(Windu)












Komentar