PAYAKUMBUH. LiputanKhusus.com — Tidak semua orang yang pernah mengenakan seragam kebesaran dan menyandang pangkat kepolisian mampu meninggalkan kesan mendalam di hati masyarakat. Sebab, pangkat bisa menjadi tanda kedudukan, jabatan bisa menjadi ukuran tanggung jawab, tetapi kedekatan hati tidak pernah lahir hanya karena seseorang memiliki kewenangan.
Kedekatan itu tumbuh dari sikap, ketulusan, dan cara seseorang memperlakukan orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Gambaran itulah yang melekat pada sosok AKBP Rusirwan, SH, mantan Wakil Kepala Polres Kota Payakumbuh, yang hingga kini dikenal luas melalui sapaan akrab “Ayah”.
Panggilan tersebut bukan sekadar sebutan untuk menghormati seorang mantan perwira polisi, melainkan juga mencerminkan keakraban yang terbangun secara tulus dalam pergaulan sosial. Di tengah masyarakat, Rusirwan dikenal sebagai sosok bersahaja, mudah bergaul, dan mampu menempatkan diri dengan tepat tanpa pernah membangun jarak dengan orang-orang di sekitarnya.
Ia tidak hanya dikenal melalui jabatan yang pernah diembannya, tetapi lebih-lebih melalui hubungan kemanusiaan yang tetap terpelihara dengan baik, bahkan ketika perjalanan kedinasannya telah berakhir. Inilah yang membedakannya di mata warga Kota Payakumbuh — bahwa di balik seragam dan pangkat yang pernah ia sandang, ada jiwa yang tulus melayani, ada hati yang terbuka, dan ada rasa sayang yang tulus kepada sesama warga.
Banyak warga yang mengenalnya menyebut bahwa sosok “Ayah” Rusirwan mengajarkan satu hal berharga: kebesaran seseorang bukan dilihat dari seberapa tinggi kedudukannya, melainkan dari seberapa banyak kebaikan yang ia tinggalkan di hati orang lain.
Kini, meski telah memasuki masa purna tugas, namanya tetap disebut dengan penuh hormat dan kerinduan. Sebab, penghormatan yang lahir dari ketulusan tidak akan pernah pudar oleh berlalunya waktu. Di balik sapaan sederhana itu, tersimpan kisah kebaikan yang abadi — bukti nyata bahwa di antara tugas dan tanggung jawab negara, masih ada ruang terluas untuk menjalin kasih sayang sesama manusia.( MDI )













Komentar