Liputankhusus.com | SUKABUMI — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Sukabumi Selatan. Dengan menerapkan pendekatan yang humanis dan kekeluargaan, seluruh tenaga medis hingga staf administrasi dituntut untuk bekerja secara profesional dan amanah demi memberikan rasa aman serta nyaman bagi para pasien.
Saat ini, RSUD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut mencatat rata-rata kunjungan pasien mencapai kurang lebih 75 orang per hari, yang dilayani secara bergiliran dalam tiga jam kerja (shift) petugas.
Humas RSUD Jampang Kulon, Ely, menyampaikan terkait kabar pelaksanaan program pengobatan gratis bagi pasien Kelas 3 atau penunggak BPJS yang belakangan ramai di media sosial. Ia membenarkan adanya rencana program dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tersebut, namun penerapannya di RSUD Jampang Kulon masih menunggu Surat Edaran resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Untuk sementara waktu, pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu atau peserta BPJS yang terkendala dialihkan melalui program GAKINDA (Keluarga Miskin Daerah). Ini merupakan program bantuan pembiayaan kesehatan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk warga miskin yang belum memiliki jaminan kesehatan,” ujar Ely, Senin (19/10/2026).
Sebagai rumah sakit di bawah naungan Pemprov Jabar, pihak RSUD Jampang Kulon dipastikan akan mendukung penuh dan siap menyukseskan seluruh kebijakan serta program pelayanan kesehatan dari pemerintah provinsi.
Saat ini, RSUD Jampang Kulon mengoperasikan kapasitas 200 tempat tidur (bed). Apabila terjadi lonjakan pasien (over capacity), pihak rumah sakit telah menyiagakan velbed (tempat tidur lipat) sebagai penanganan sementara bagi pasien sebelum dialihkan ke ruang perawatan.
Mengenai kelengkapan medis, RSUD Jampang Kulon menyediakan tujuh pelayanan dasar kesehatan serta pelbagai poli spesialis, antara lain:
* Dokter Umum
* Penyakit Dalam
* Kesehatan Anak
* Bedah Umum
* THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan)
* Kebidanan dan Kandungan (Obgyn)
* Saraf
* Mata
* Poli Sonten Waluya (Poli Sore)
Apabila penanganan medis memerlukan tindakan spesialis yang belum tersedia, pihak RSUD akan merujuk pasien ke rumah sakit lain setelah berkoordinasi dan memastikan ketersediaan dokter ahli di rumah sakit rujukan.
Guna mengoptimalkan pelayanan, saat ini RSUD Jampang Kulon tengah membangun gedung baru yang diproyeksikan untuk Poliklinik serta Gedung Rawat Inap Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Kehadiran fasilitas terpadu ini diharapkan dapat mempermudah akses layanan kesehatan bagi ibu, bayi, dan anak balita dalam satu area. Adapun terkait operasional bangunan lain yang belum digunakan, pihak manajemen masih menunggu selesainya tahapan prosedur internal.
Kualitas pelayanan RSUD Jampang Kulon pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang warga asal Leles mengaku selalu memilih RSUD Jampang Kulon saat ada anggotanya yang membutuhkan perawatan medis serius.
“Sejak dulu kalau ada keluarga yang sakit parah selalu dibawa ke RSUD Jampang Kulon. Pelayanannya sangat optimal, ramah, dan sangat baik. Saya merasakannya sendiri,” ungkapnya.
Penulis: Windu













Komentar