LIPUTANKHUSUS.COM, KABUPATEN SOLOK — Kebakaran melanda lima petak kios darurat di kawasan emplasemen Terminal Sumani, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 13.10 WIB. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Solok, Muhammad Joni, S.STP., M.Si., turun langsung meninjau lokasi kebakaran, didampingi Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Solok, Farida Fatma Dewi, S.E., M.Si. Turut hadir Camat X Koto Singkarak, Syafrizal, dan Wali Nagari Sumani, H. Masri Bakar, S.E.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kawasan emplasemen Terminal Sumani setelah kebakaran menghanguskan lima petak kios darurat yang ditempati pedagang.
Emplasemen Terminal Sumani merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Solok.
Kawasan tersebut dimanfaatkan oleh para pedagang untuk menjalankan aktivitas usaha melalui kios-kios darurat yang berada di lokasi tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Solok, Muhammad Joni, menyampaikan keprihatinannya atas musibah kebakaran yang menimpa para pedagang. Ia berharap para pedagang yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
“Musibah ini tentu menjadi keprihatinan kita bersama. Kami berharap para pedagang yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Ke depan, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran perlu ditingkatkan agar kejadian serupa dapat diantisipasi,” demikian draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi kepada Joni sebelum dipublikasikan sebagai kutipan langsung.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga berkaitan dengan aliran listrik pada salah satu kios yang ditempati pedagang. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Kebakaran yang terjadi pada siang hari tersebut menimbulkan kerugian material bagi para pedagang. Kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta, meskipun rincian kerusakan dan kerugian masing-masing pedagang belum diketahui secara pasti.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik pada kios darurat, terutama di kawasan yang memiliki sejumlah petak usaha berdampingan, guna mengantisipasi risiko kebakaran serupa.
.( Yef)













Komentar