LIPUTANKHUSUS.COM, PANINGGAHAN KABUPATEN SOLOK SUMBAR – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendukung pelaksanaan Festival Budaya Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (31/10/2026). Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan pada Rabu (28/10/2026), yang turut dihadiri Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., wali nagari terpilih Nagari Paninggahan, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Gubernur Mahyeldi berharap Festival Budaya Nagari Paninggahan menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian adat dan budaya Minangkabau, sekaligus mempererat hubungan masyarakat di kampung halaman dengan para perantau.
Ia mengajak seluruh masyarakat, baik yang berada di kampung maupun di rantau, untuk bersama-sama memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut demi menjaga warisan budaya leluhur.

“Mari kita lestarikan budaya yang diwariskan oleh para leluhur dan bersama-sama mendukung kegiatan Festival Budaya Nagari Paninggahan. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama, baik masyarakat yang berada di kampung maupun yang di rantau,” demikian rumusan pesan dukungan yang perlu disesuaikan dengan pernyataan langsung Gubernur.
Dukungan dari seluruh unsur masyarakat sangat penting agar festival tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi upaya nyata menjaga identitas nagari, melestarikan tradisi, dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
Sementara itu, Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., turut mendukung pelaksanaan Festival Budaya Nagari Paninggahan. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan masyarakat, serta menjaga kelestarian adat dan budaya Minangkabau.
Wakil Bupati juga mengajak masyarakat, para perantau, tokoh adat, niniak mamak, alim ulama, bundo kanduang, pemuda, dan pelaku seni untuk bersinergi menyukseskan festival tersebut. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, warisan budaya leluhur diharapkan tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang.
Nagari Paninggahan memiliki kekayaan tradisi dan kesenian yang patut dibanggakan, salah satunya Tari Adok sebagai kesenian tradisional khas daerah tersebut. Kesenian ini perlu terus diperkenalkan, dipelajari, dan ditampilkan agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Festival Budaya Nagari Paninggahan juga diharapkan menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya di Kabupaten Solok.
Keberhasilan festival membutuhkan dukungan bersama, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah nagari, tokoh adat, generasi muda, hingga masyarakat rantau yang memiliki ikatan kuat dengan kampung halaman.
Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi modal penting dalam menjaga warisan leluhur.
Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Solok, masyarakat kampung, dan para perantau, Festival Budaya Nagari Paninggahan diharapkan menjadi kebanggaan bersama. Bukan sekadar perayaan, melainkan gerakan untuk menjaga jati diri nagari, mempererat persaudaraan, dan memastikan budaya Minangkabau tetap lestari dari generasi ke generasi.
Masyarakat Nagari Paninggahan dan para perantau diharapkan dapat mengambil bagian dalam menyukseskan festival yang akan digelar pada Sabtu (31/10/2026), sehingga kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dalam merawat adat, budaya, dan identitas nagari.( Yef)












Komentar