Padang (SUMBAR), LiputanKhusus — Pemerintah Kota Padang Panjang terus berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme ASN. Salah satu upaya itu lewat Pembelajaran Klasikal Rekognisi Pembelajaran Lampau Relaksasi RPL Program Khusus. Program ini sasar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 4–6 November 2026. Kegiatan berlangsung di BPSDM Provinsi Sumatera Barat di Kota Padang. Sekretaris Daerah Kota Doni Hendra buka kegiatan itu, Kamis,(5/11/2026). Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Barat Medi Iswandi dampingi Doni. Selain itu, Kepala BKPSDM Kota Padang Panjang Zetrial juga dampingi.
Pengalaman Kerja Diakui Jadi Nilai Lewat RPL
Dalam sambutannya, Sekdako Doni sampaikan makna Rekognisi RPL. RPL beri kesempatan bagi aparatur untuk peroleh pengakuan. Pengakuan itu atas pengalaman kerja, pengetahuan, dan keterampilan. Selain itu, pengakuan atas kompetensi yang sudah dimiliki. Proses itu lewat pembelajaran maupun pengalaman sebelumnya.

Kegiatan ini juga dapat penguatan secara daring. Penguatan itu lewat Zoom Meeting dari Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN LAN RI Erna Irawati.
45 Pejabat Ikuti Program 20 Oktober Sampai 18 Desember
Pembelajaran klasikal ini jadi salah satu rangkaian program Relaksasi RPL. Program berlangsung sejak 20 Oktober hingga 18 Desember 2026. Program diikuti 45 peserta dari lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang. Rinciannya, delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Selain itu, 37 Pejabat Administrator.
Zetrial Harap ASN Jadi Profesional, Kompeten dan Adaptif
Sementara Zetrial harap program Relaksasi RPL akui pengalaman ASN. Pengalaman kerja, pengetahuan, dan kompetensi ASN jadi bagian pengembangan kompetensi. Program ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan dan manajerial para pejabat. Selain itu, program dorong terwujudnya ASN yang profesional, kompeten, dan adaptif dalam memberikan pelayanan publik, ujarnya. (Hk)












Komentar