Kab. Solok (SUMBAR), LiputanKhusus — Pemerintah Kabupaten Solok perkuat komitmen dorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemkab lakukan itu lewat pemberdayaan IKM, UMKM, dan pelaku usaha disabilitas. Bupati Solok Dr (HC) Jon Firman Pandu, SH, buka Pelatihan Akses Keuangan bagi pelaku usaha itu, Kamis,(5/11/2026) di Aula Islamic Center Koto Baru.
Kegiatan usung tema Membangun Ekosistem Pembiayaan, Penguatan Produk dan Perluasan Pasar di Kabupaten Solok. Kegiatan ini tingkatkan kapasitas pelaku usaha dalam akses pembiayaan. Selain itu, kegiatan perkuat kualitas produk. Kemudian, kegiatan perluas jangkauan pemasaran.
UMKM Jadi Penggerak Ekonomi dan Penopang Keluarga
Bupati Jon Firman Pandu tegaskan peran strategis IKM dan UMKM. Sektor ini gerakkan perekonomian daerah. Sektor ini juga ciptakan lapangan pekerjaan. Bahkan, sektor ini topang ekonomi keluarga. Sektor ini juga jaga kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen beri dukungan penuh. Pemkab juga buka peluang bagi pelaku usaha. Tujuannya agar pelaku usaha mampu berkembang. Selain itu, pelaku usaha tingkatkan kualitas produk. Kemudian, pelaku usaha peroleh akses pembiayaan lebih luas.
Bupati Minta Pelaku Usaha Terus Berinovasi dan Kreatif
Bupati ingatkan pelaku usaha agar tidak berhenti berinovasi. Pelaku usaha juga harus tingkatkan kreativitas. Persaingan dunia usaha semakin kompetitif. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu baca peluang dengan jeli. Selain itu, pelaku usaha perlu kelola permodalan dengan baik. Kemudian, pelaku usaha perlu perluas pemasaran secara konsisten.

Bupati harap pelatihan ini beri manfaat nyata. Peserta pahami berbagai peluang pembiayaan. Kemudian, peserta terapkan pemahaman itu untuk kembangkan usaha masing-masing.
Baznas Solok Kucurkan Rp80 Juta untuk Usaha Disabilitas
Pada kesempatan itu, Baznas Kabupaten Solok serahkan bantuan Rp80 juta. Bantuan itu sasar pelaku UMKM. Bantuan jadi stimulus tingkatkan produktivitas. Selain itu, bantuan perkuat permodalan usaha. Kemudian, bantuan dorong pengembangan usaha masyarakat.
Keterlibatan pelaku usaha disabilitas tunjukkan ekonomi inklusif. Pemkab dorong kesempatan ekonomi lebih inklusif. Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat dapat peluang sama. Mereka kembangkan potensi dan kemandirian usaha.
Dekranasda dan OPD Hadiri Pelatihan UMKM di Koto Baru
Kegiatan hadirkan Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ny Nia Jon Firman Pandu. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok juga hadir. Kepala Baznas Kabupaten Solok hadir. Kepala OPD terkait hadir. Para pelaku IKM, UMKM, dan pelaku usaha disabilitas juga hadir.
Melalui pelatihan ini, Pemkab Solok harap pelaku usaha semakin siap. Pelaku usaha hadapi tantangan pasar dengan percaya diri. Pelaku usaha juga miliki akses pembiayaan lebih baik. Selain itu, pelaku usaha hasilkan produk berkualitas dan berdaya saing. Upaya itu perkuat ekonomi kerakyatan. Akhirnya, upaya itu wujudkan masyarakat Kabupaten Solok lebih mandiri dan sejahtera. (Yef)












Komentar