Pemalang, Liputankhusus.com – Kecelakaan melibatkan kereta api dan seorang pejalan kaki terjadi di wilayah Desa Sirangkang, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.
Insiden tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia setelah tertemper kereta api di perlintasan rel.
Peristiwa tragis itu terjadi di petak jalur kereta api Petarukan–Comal (Pta–Cml), tepatnya di KM 109+500.
Informasi yang dihimpun, saat kejadian korban diketahui sedang berjalan melintasi jalur rel dari arah barat menuju timur.
Nahas, pada saat bersamaan melintas kereta api sehingga korban tertemper dan terpental hingga sekitar 50 meter dari titik kejadian.
Kapolsek Petarukan AKP Amroni, S.H., M.H. membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kecelakaan terjadi ketika KA KP 11290 dengan lokomotif CC 206 13 05 melaju dari arah barat menuju timur.
“Ya benar, kereta api tersebut dikemudikan masinis bernama Umar Said dengan asisten masinis Kusnendar. Pada saat bersamaan, korban sedang berjalan melintasi jalur rel di lokasi kejadian,” ujar AKP Amroni.
Akibat kejadian tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia. Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi serta mengevakuasi korban untuk proses lebih lanjut.
Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait kronologi lengkap peristiwa tersebut.














Komentar