Arosuka.LiputanKhusus.com — Pemerintah Kabupaten Solok bersama sejumlah unsur lintas instansi menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana galodo di Arosuka. Rapat tersebut membahas pembagian tim, pemetaan tugas, serta langkah penanganan di lapangan, Sabtu (26/09/2026).
Rapat koordinasi melibatkan unsur TNI, Polri, BNPB, BPBD, Satpol PP dan Damkar, PMI, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kejaksaan serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyatukan langkah seluruh instansi dalam menghadapi kondisi pascabencana. Koordinasi diperlukan agar setiap unsur dapat bekerja sesuai tugas dan kewenangan masing-masing tanpa menghambat pekerjaan tim lainnya.
Dalam rapat, masing-masing tim membahas kebutuhan penanganan pada titik-titik yang terdampak material galodo. Pembagian personel dan tugas dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta tingkat kebutuhan di setiap lokasi.
Salah satu fokus utama penanganan adalah mempercepat pembersihan material sisa galodo yang masih berada di sejumlah kawasan terdampak. Pembersihan dilakukan secara bertahap dengan dukungan personel serta peralatan dari berbagai instansi.
Selain pembersihan material, koordinasi juga diarahkan pada penanganan lingkungan dan pemulihan akses masyarakat. Fasilitas umum yang terdampak menjadi bagian yang turut diperhatikan dalam tahapan pemulihan.
Keterlibatan TNI, Polri, BNPB dan BPBD diharapkan dapat memperkuat dukungan operasional di lapangan. Sementara unsur teknis seperti Dinas PU memiliki peran dalam mendukung pekerjaan yang berkaitan dengan akses, sarana dan prasarana.
PMI dan unsur lainnya juga menjadi bagian dari sinergi penanganan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi di lokasi terdampak. Seluruh unsur diharapkan dapat saling berkoordinasi selama proses penanganan berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Solok menekankan pentingnya penanganan yang cepat, terukur dan terpadu. Setiap langkah di lapangan perlu didasarkan pada kondisi aktual sehingga sumber daya yang tersedia dapat digunakan secara efektif.
Koordinasi lintas instansi ini sekaligus menjadi upaya memperkuat komunikasi antara unsur pemerintah, aparat, lembaga kebencanaan dan unsur pendukung lainnya dalam menghadapi dampak bencana galodo.
Dengan pembagian tugas yang jelas dan koordinasi yang semakin kuat, proses pembersihan serta pemulihan wilayah terdampak diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan terarah.
Pemerintah Kabupaten Solok bersama seluruh unsur terkait terus berupaya mempercepat pemulihan Arosuka, sehingga akses dan fasilitas yang terdampak dapat kembali berfungsi secara bertahap serta aktivitas masyarakat dapat segera normal kembali.( AM)














Komentar