Dari Koto Sani untuk Arosuka, Trio Karno Vivo Gerakkan Ratusan Warga Bersihkan Sisa Galodo

- Penulis

Kamis, 24 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AROSUKA, Liputankhusus.com — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan masyarakat Kabupaten Solok. Anggota DPRD Kabupaten Solok dari Fraksi Golkar, Trio Karno Vivo, bersama ratusan warga Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, turun langsung membantu membersihkan sisa material galodo yang melanda kawasan Arosuka, Kamis (24/9/2026).

Tidak membawa spanduk maupun menyampaikan tuntutan, rombongan masyarakat Koto Sani datang dengan membawa cangkul, sekop dan berbagai peralatan kebersihan. Mereka memilih turun langsung ke lokasi untuk bergotong royong membersihkan lumpur, pasir, kerikil serta material longsoran yang masih memenuhi sejumlah kawasan terdampak.

Kehadiran ratusan warga Koto Sani di kawasan Kantor Bupati Solok menjadi pemandangan tersendiri. Warga terlihat bahu-membahu mengangkat material bencana dan membersihkan bagian kawasan yang terdampak galodo.

Trio Karno Vivo mengatakan, kehadiran masyarakat Koto Sani merupakan wujud kepedulian dan solidaritas terhadap sesama warga Kabupaten Solok. Menurutnya, aksi tersebut murni lahir dari keinginan masyarakat untuk ikut membantu proses pemulihan pascabencana.

“Ini murni gerakan kemanusiaan. Kami datang bersama masyarakat Koto Sani membawa tenaga dan peralatan untuk membantu membersihkan material yang ditinggalkan galodo,” ujar Trio Karno Vivo.

Ia menilai kondisi pascabencana membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, kata dia, tidak mungkin bekerja sendiri, sehingga dukungan masyarakat melalui kegiatan gotong royong menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pembersihan dan pemulihan kawasan terdampak.

Trio juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Koto Sani yang secara sukarela meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu. Menurutnya, bantuan dalam situasi bencana tidak selalu harus berupa materi, sebab tenaga dan kehadiran masyarakat di lokasi juga memiliki arti yang sangat besar.

“Kita sama-sama merasakan bagaimana beratnya bencana ini. Karena itu, selama kita mampu membantu, mari kita turun bersama dan saling meringankan beban,” tuturnya.

Kegiatan gotong royong tersebut turut didampingi Pj. Wali Nagari Koto Sani Erinal Dianto, SH, serta Wali Nagari terpilih hasil Pilwana 2026, Maimirda.

Kehadiran unsur pemerintahan nagari bersama masyarakat semakin memperkuat gerakan sosial yang dilakukan secara sukarela tersebut.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Solok Irwan Efendi menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Nagari Koto Sani. Menurutnya, kehadiran masyarakat yang ikut turun langsung melakukan pembersihan sangat membantu pemerintah daerah dalam menangani dampak pascabencana.

“Terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Nagari Koto Sani atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Ini merupakan bentuk nyata kebersamaan kita dalam menghadapi bencana,” kata Irwan Efendi.

Di tengah proses pembersihan, warga terus bekerja meski harus berhadapan dengan panas, lumpur dan beratnya material yang harus dipindahkan. Cangkul dan sekop menjadi peralatan utama yang digunakan untuk membersihkan kawasan agar dapat kembali dimanfaatkan.

Aksi tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Solok. Ketika Arosuka menghadapi musibah, masyarakat dari nagari lain ikut hadir memberikan dukungan secara langsung.

Dari Koto Sani untuk Arosuka, kepedulian tidak hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata. Bersama Trio Karno Vivo, ratusan warga memilih hadir, bergotong royong dan membantu membersihkan jejak galodo sebagai bagian dari upaya bersama memulihkan Arosuka pascabencana.

(AM) (ZulPancer)

Berita Terkait

Peduli Korban Galodo, Pemuda Pancasila Kabupaten Solok Gelar Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga di Batang Barus
Gerak Cepat Andre Rosiade Kirim Alat Berat dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Galodo Arosuka
Dirlantas Polda Sumbar Pastikan Akses Padang—Solok Sudah Bisa Dilewati Pasca Banjir Bandang
Kabut Asap Mengepung Kabupaten Solok, Pantai Cermin Terpapar Pekat, Pemerintah Diminta Bertindak
Siswa SMP Al Madinah Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Asrama, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:43 WIB

Dari Koto Sani untuk Arosuka, Trio Karno Vivo Gerakkan Ratusan Warga Bersihkan Sisa Galodo

Rabu, 23 September 2026 - 14:06 WIB

Gerak Cepat Andre Rosiade Kirim Alat Berat dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Galodo Arosuka

Rabu, 23 September 2026 - 02:00 WIB

Dirlantas Polda Sumbar Pastikan Akses Padang—Solok Sudah Bisa Dilewati Pasca Banjir Bandang

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Kabut Asap Mengepung Kabupaten Solok, Pantai Cermin Terpapar Pekat, Pemerintah Diminta Bertindak

Jumat, 18 September 2026 - 10:56 WIB

Siswa SMP Al Madinah Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Asrama, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru