KOTA SOLOK, LIPUTANKHUSUS.COM — Kementerian Agama Kota Solok bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin di KUA Tanjung Harapan, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan Bimwin gabungan yang diselenggarakan KUA Tanjung Harapan bersama KUA Lubuk Sikarah. Monev sekaligus menjadi momentum memberikan pembekalan kepada calon pengantin agar lebih siap menghadapi kehidupan setelah pernikahan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Amril, hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Ketua Tim Kepenghuluan dan Fasilitasi Bina Keluarga Sakinah Kanwil Kemenag Sumbar, H. Syafalmart, bersama tim, Voni Kurniawati.
Dalam pembekalan, calon pengantin diingatkan bahwa belajar membangun rumah tangga tidak memiliki batas. Setelah akad pernikahan, pasangan suami istri akan menghadapi berbagai dinamika yang membutuhkan komunikasi, kesabaran, tanggung jawab dan kemauan untuk terus belajar bersama.
Salah satu materi yang mendapat penekanan adalah konsep Ta’awun atau kesalingan. Suami dan istri diharapkan mampu saling membantu, menghargai, memahami dan menguatkan dalam menjalankan peran serta tanggung jawab masing-masing.
Konsep kesalingan juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan kerja sama di dalam keluarga. Dengan sikap saling mendukung, pasangan diharapkan mampu menghadapi berbagai persoalan rumah tangga melalui dialog dan penyelesaian secara bersama.
Melalui Bimwin, calon pengantin mendapatkan pembekalan mengenai tanggung jawab dalam perkawinan serta pentingnya membangun keluarga yang harmonis dan sakinah. Pembinaan tersebut diharapkan menjadi bekal awal sebelum pasangan menjalani kehidupan sebagai suami istri.
Pelaksanaan Monev juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pembinaan calon pengantin di lingkungan KUA. Evaluasi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Bimwin agar berjalan secara terarah dan memberikan manfaat bagi peserta.
Apresiasi disampaikan kepada Kepala KUA Tanjung Harapan, Zulkifli Zukma, dan Kepala KUA Lubuk Sikarah, Syamsurijal, beserta jajaran atas terselenggaranya Bimwin gabungan tersebut. Seluruh peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu dan nilai yang diperoleh dalam kehidupan rumah tangga.
Bimwin menjadi langkah awal bagi calon pengantin untuk memahami bahwa membangun rumah tangga merupakan proses belajar sepanjang kehidupan. Dengan semangat Ta’awun, saling menghargai dan saling menguatkan, pasangan diharapkan mampu membangun keluarga yang harmonis, kokoh dan sakinah.( AM)














Komentar