Perkuat Literasi Keuangan Syariah, Santri Pesantren Salafiyah Diajak Waspadai Pinjol Ilegal dan Judi Online

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, Liputankhusus.com — Literasi keuangan syariah menjadi perhatian dalam kegiatan di Pondok Pesantren Salafiyah, Kauman, Kabupaten Pemalang, Kamis (1/10/2026).

Para santri didorong untuk memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola keuangan sekaligus mampu mengenali dan menghindari berbagai praktik keuangan ilegal.

Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc., dalam kegiatan Peningkatan Literasi Keuangan Syariah di Pondok Pesantren Salafiyah.

Abdul Haris menilai penguatan literasi keuangan di lingkungan pesantren memiliki peran penting sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.

Para santri tidak hanya diharapkan memahami cara mengelola keuangan secara bijak, tetapi juga memiliki kewaspadaan terhadap risiko yang dapat muncul dari layanan keuangan ilegal, termasuk pinjaman online ilegal dan judi online.

“Di era ekonomi yang penuh ketidakpastian saat ini, melek finansial bukan lagi pilihan, tetapi menjadi keharusan,” ujar Abdul Haris.

Menurutnya, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda mampu mengambil keputusan finansial secara lebih bijak, terukur, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan tersebut, literasi keuangan syariah diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Lingkungan pesantren juga diharapkan menjadi ruang edukasi yang mampu membangun kesadaran santri terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah.

Penguatan literasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar semakin cermat dalam menggunakan produk dan layanan keuangan serta tidak mudah terjebak pada aktivitas keuangan ilegal yang berpotensi menimbulkan kerugian.

Berita Terkait

Dugaan Perundungan Siswa SD Kebondalem Jadi Sorotan, Pemkab Pemalang Perkuat Sekolah Ramah Anak
Ketum MADAS Serumpun H. Moh Toha SH.MH Sebut Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sebagai Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
Perkuat Budaya Literasi, MBS Moga Apresiasi Dukungan Unimus Hadirkan Fasilitas Perpustakaan
SMK Satya Praja 2 Petarukan Perkuat Link and Match, Gandeng Al Jazari Workshop Tingkatkan Kompetensi Siswa TMI
217 Pecatur Adu Strategi di Dandim Cup Pemalang, Semarakkan HUT ke-81 TNI
Semangat Gotong Royong Menguat, Pemdes Beluk dan Warga Kalitengah Bersihkan Lingkungan
UPTD SDN BANDARAN 2 Kunjungi Sampang Water Park
SDI Darussalam Omben Sampang Water Park Sebagai Tujuan Wisata Favorit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Dugaan Perundungan Siswa SD Kebondalem Jadi Sorotan, Pemkab Pemalang Perkuat Sekolah Ramah Anak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Perkuat Literasi Keuangan Syariah, Santri Pesantren Salafiyah Diajak Waspadai Pinjol Ilegal dan Judi Online

Rabu, 30 September 2026 - 16:17 WIB

Ketum MADAS Serumpun H. Moh Toha SH.MH Sebut Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sebagai Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Rabu, 30 September 2026 - 07:26 WIB

Perkuat Budaya Literasi, MBS Moga Apresiasi Dukungan Unimus Hadirkan Fasilitas Perpustakaan

Senin, 28 September 2026 - 15:13 WIB

SMK Satya Praja 2 Petarukan Perkuat Link and Match, Gandeng Al Jazari Workshop Tingkatkan Kompetensi Siswa TMI

Berita Terbaru