Liputankhusus.com SAMPANG – Hari itu, layar ponsel Hermin tidak berhenti menyala. Getaran demi getaran terasa menandakan ratusan pesan masuk tanpa henti. Sejak terpilih menjadi Ketua Admin Group SMANSA 88 ( Alumni Lulusan SMAN 1 Sampang Tahun 1988) hidup Hermin yang semula tenang berubah menjadi penuh drama digital.
Menjadi Ketua admin group sekolah ternyata jauh lebih rumit daripada memimpin rapat OSIS. Di dalam group Alumni SMANSA 88 yang beranggotakan 109 kepala itu, Hermin harus berdiri di tengah-tengah diantara ego teman-teman dan badai spam yang tak kenal waktu.
“Hermin, tolong tertibkan grupnya. Ini sudah jam sebelas malam, kenapa masih ada yang mengirim stiker tidak sopan?” Pesan pribadi dari Watik ( Bu Lurah Dalpenang mendarat dengan sukses di ponsel Hermin suatu malam.
Hermin menghela napas. Dengan mata mengantuk, ia membuka grup Alumni SMANSA 88. Benar saja, Joko ( Bang J )dan gengnya sedang asyik saling melempar stiker meme wajah guru yang diedit kocak. Di sudut lain, beberapa anggota Alumni sedang berdebat sengit tentang perkembangan politik saat ini. Bun Ahmad yang pro MBG bersitegang kata kata dengan Prof.Hartono ..masing masing beradu argumen tidak ada tanda tanda mengalah
Sebagai ketua admin, Hermin langsung mengambil tindakan tegas. Ia mengubah setelan grup menjadi “Only Admins Can Send Messages” (Hanya Admin yang Dapat Mengirim Pesan). Seketika, hiruk-pikuk itu membeku.
Keesokan harinya, Hermin langsung diserbu. “Wah, otoriter nih si Hermin ..ujar Beeyy @Yasid .. iya betul masa grup di-lock? Kita kan mau diskusi soal Gibran yang tidak mempunyai ijazah dan geng Solonya, ” protes Mindi ( Jumadi )
Hermin mencoba tetap tenang, meniru gaya pemimpin bijak yang sering ia baca di buku. “Aku lock karena sudah larut malam Beeyy. Chol Pajuh atau Bang J memantau group karena dia juga ketua admin. Kalau kita tidak bisa tertib saya keluar dari group ujar Chol Pajuh
Mendengar Chol Pajuh …. Beeyy, Mindi dan Bambang ciut dan teman-temannya juga langsung menciut. Mereka tahu Hermin benar. Menjadi admin bukan soal gaya-gayaan dengan takhta digital, melainkan tentang menjaga rumah bersama agar tetap nyaman dihuni.
……singkat cerita rencananya bu admin yang terkenal dengan Hermin Sultan rencananya minggu depan mengundang teman teman makan siang Pak Tahu Tol dirumahnya
“semuanya demi kekompakan anggota group sekalian reuni kecil” ujar Hermin
Hasiroh selaku ketua geng KaPaK menimpali ” Ayo yang kompak karena kita sudah manula tidak ada yang perlu diperdebatkan…kor akoran beih,” timpalnya
*BERSAMBUNG*
Catatan 👉 *cerita ini fiksi sekedar menghibur 🙏🙏🙏*
( Bang J )














Komentar