SUKABUMI, Liputankhusus.com — Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) menggelar perhelatan akbar bertajuk “Jampang Ngabuana 3: Muka Lawang Jampang” yang dipusatkan di Lapangan Lodaya, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada 10–11 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah pemersatu sekaligus ajang memelihara kebersamaan, persatuan, serta rasa kepedulian warga Pajampangan terhadap kemajuan daerah asal mereka.
Sekretaris Jenderal DPP JTM, Hendrik, menjelaskan bahwa perhelatan dua hari tersebut diisi oleh berbagai rangkaian acara seni dan budaya. Pada hari pertama (10/10), digelar serangkaian kegiatan pembuka, disusul dengan 10 mata acara pada hari kedua (11/10).
Acara ini melibatkan pelaku UMKM lokal, perlombaan jampana hias dari setiap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) JTM, hingga pesta seni budaya daerah. Kemeriahan acara ditutup dengan pertunjukan Wayang Golek “Munggul Pawenang Putra” yang didalangi oleh Ki Dalang Wawan Dede Amung Sutarya.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum H. Hendra Permana, S.Sos., M.M., JTM terus berkembang menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas) yang inklusif dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Hingga kini, keberadaan anggota JTM tersebar di 50 kecamatan dengan perkiraan mencapai ±10.000 anggota dari beragam latar belakang profesi.
Wilayah VI Pajampangan sendiri mencakup 9 kecamatan di Kabupaten Sukabumi bagian selatan, yaitu:
* Kecamatan Surade
* Kecamatan Ciemas
* Kecamatan Ciracap
* Kecamatan Waluran
* Kecamatan Cibitung
* Kecamatan Jampang Kulon
* Kecamatan Cimanggu
* Kecamatan Kalibunder
* Kecamatan Tegalbuleud
Secara berkesinambungan, JTM rutin menggelar aksi nyata seperti rapat pleno, silaturahmi akbar, pelantikan pengurus DPC, aksi kemanusiaan untuk korban bencana, hingga gerakan pelestarian lingkungan seperti penyelamatan kawasan hutan di Sukabumi.
“Perhelatan Jampang Ngabuana 3 ini menjadi alat pemersatu seluruh elemen masyarakat. Kami terus menjalin sinergitas dengan pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat demi kemajuan wilayah Pajampangan,” ujar Ketua Umum JTM, H. Hendra Permana, menggaungkan jargon khas JTM: “Ngahiji Ngajadi Hiji”.
Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, M.M., serta Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP. Kehadiran jajaran pemerintahan daerah ini mempertegas bentuk sinergi antara ormas dan pemerintah.
Dalam sambutannya, H. Hendra Permana menyampaikan harapan agar pembangunan infrastruktur di wilayah Pajampangan terus berlanjut. Ia juga menegaskan dukungan JTM terhadap wacana Pemekaran Kabupaten Sukabumi Selatan serta berharap gelaran Jampang Ngabuana 4 mendatang dapat terselenggara lebih besar dan megah.
Sementara itu, Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi JTM dalam menjaga dan memelihara budaya lokal.
“Pemerintah Daerah sangat mendukung kegiatan ini. Saya menyarankan kepada Ketua DPRD agar ke depannya kegiatan kebudayaan seperti ini bisa mendapatkan alokasi bantuan hibah demi kelangsungan pelestarian budaya lokal,” ungkap Asep Japar.
Di akhir sambutannya, Bupati Sukabumi juga memberikan pesan tegas mengajak seluruh elemen masyarakat dan JTM untuk bersama-sama membentengi daerah dari bahaya peredaran narkoba, khususnya di wilayah Pajampangan dan Kabupaten Sukabumi pada umumnya.
Editor: Sandy Purwanto
Pewarta: Windu













Komentar