Arosuka Kabupaten Solok Sumbar. Liputan Khusus. Com — Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menyampaikan rencana pemindahan sarana gedung pemerintahan yang terdampak bencana galodo di Aro Suka ke kawasan Taman Hutan Kota. Hal tersebut disampaikannya di hadapan Deputi Koordinasi Penanggulangan Bencana Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Dr. Lilik Kurniawan, bersama rombongan tim, Selasa (20/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Jon Firman Pandu memaparkan perkembangan penanganan bencana yang melanda Kabupaten Solok, termasuk langkah-langkah pemulihan fasilitas pemerintahan, sarana publik, serta kehidupan masyarakat yang terdampak.
Bupati menjelaskan bahwa kawasan Taman Hutan Kota telah disiapkan sebagai lokasi untuk penataan sarana perkantoran pemerintahan dan fasilitas publik.
Pemindahan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memulihkan pelayanan pemerintahan setelah bencana galodo melanda kawasan Aro Suka.
Kawasan yang disiapkan itu berada di sekitar Sekolah Rakyat.
Keberadaan fasilitas pendidikan tersebut juga menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat, terutama anak-anak agar tetap memperoleh akses pendidikan di tengah proses pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Deputi Koordinasi Penanggulangan Bencana Kemenko PMK, Dr. Lilik Kurniawan, menyampaikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Solok bersama masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. Ia mengapresiasi semangat pemerintah daerah dan masyarakat yang terus berupaya memulihkan kehidupan setelah bencana.
Dalam kunjungan tersebut, koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi salah satu perhatian utama. Sinergi pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi, mulai dari pemulihan sarana pemerintahan, fasilitas umum, hingga kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.
Pemulihan ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian penting, mengingat Kabupaten Solok merupakan salah satu daerah penghasil beras dan bawang merah di Sumatera Barat.
Keberlanjutan sektor pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan dapat berjalan seiring dengan pembangunan kembali fasilitas yang rusak akibat bencana.
Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok berharap dukungan dan koordinasi pemerintah pusat semakin memperkuat upaya percepatan pemulihan pascabencana. Penataan kembali sarana pemerintahan di kawasan Taman Hutan Kota diharapkan dapat mendukung pelayanan publik yang lebih baik sekaligus menjadi bagian dari kebangkitan Kabupaten Solok setelah bencana galodo.( Yef)












Komentar