LIPUTANKHUSUS.COM | KABUPATEN SOLOK.SUMBAR — Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., melakukan silaturahmi ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Senin (19/10/2026). Kedatangan Bupati disambut langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, M.A., beserta jajaran.
Silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Solok dengan Kementerian Agama, terutama dalam bidang keagamaan, pendidikan, pembinaan generasi muda, dan sosial kemasyarakatan.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. H. Dedi Wandra, M.A., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Solok sekaligus melaporkan sejumlah kegiatan dan program Kemenag Kabupaten Solok. Berbagai program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, memperkuat pendidikan, mengembangkan potensi santri, serta mendorong kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah lomba antarpondok pesantren yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Gantung Ciri, Selayo, Kabupaten Solok.
Kegiatan ini telah dimulai pada Sabtu (17/10/2026), sebagai wadah bagi para santri untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan prestasi, sekaligus mempererat silaturahmi serta meningkatkan kebersamaan antarpesantren.
Selain kegiatan pesantren, Kemenag Kabupaten Solok juga mengembangkan gerakan sosial dan keagamaan melalui Insan Kamil, Gadis Basolek, dan Densus Madani.
Gerakan-gerakan tersebut diharapkan mampu memperluas kontribusi Kementerian Agama dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, peduli, dan saling membantu.
Program Insan Kamil dan Gadis Basolek diketahui telah berjalan sekitar dua bulan. Kegiatan yang dikembangkan meliputi bidang sosial dan keagamaan, dukungan pendidikan, bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., memberikan apresiasi dan dukungan terhadap berbagai gerakan serta program yang diselenggarakan Kementerian Agama Kabupaten Solok di bawah kepemimpinan Dr. H. Dedi Wandra, M.A.
Dukungan tersebut menjadi dorongan bagi Kemenag untuk terus mengembangkan program yang tidak hanya berfokus pada pelayanan keagamaan, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial masyarakat.
Bupati berharap berbagai program tersebut dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Solok.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, Kemenag, pondok pesantren, serta komunitas sosial dan keagamaan dinilai penting untuk memperluas jangkauan kegiatan dan memperkuat semangat gotong royong.
Kegiatan sosial seperti bedah rumah, dukungan pendidikan, dan pembinaan keagamaan diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.
Sementara itu, kegiatan lomba antarpesantren diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda yang berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki semangat kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, pondok pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai bagian penting dalam membangun karakter generasi penerus.
Melalui silaturahmi ini, hubungan dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Solok dengan Kementerian Agama diharapkan semakin erat.
Sinergi yang berkelanjutan menjadi modal penting dalam mendukung pelayanan publik, pembinaan umat, peningkatan kualitas pendidikan, serta pembangunan sumber daya manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.( AM)













Komentar