Marak Bank Emok Berbunga Tinggi di Palangkaraya, Warga Resah dan Desak Ketegasan OJK

Rabu, 21 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

​PALANGKARAYA — Fenomena maraknya praktik pinjaman “bank emok” atau rentenir berkedok Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Palangkaraya kian meresahkan warga. Masyarakat mengeluhkan tingginya suku bunga yang mencekik, namun terpaksa diambil demi memenuhi kebutuhan hidup yang mendesak.

​Tak hanya persoalan bunga tinggi, warga juga mengeluhkan metode penagihan dari oknum petugas yang sangat arogan dan tidak beretika. Bahkan, para penagih utang tersebut kerap mengabaikan norma sosial serta tidak gentar terhadap aparat maupun pejabat daerah saat menjalankan aksinya.

​Menanggapi situasi yang kian tak kondusif ini, warga mendesak pemerintah daerah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku lembaga pengawas keuangan untuk segera turun ke lapangan. Pihak berwenang diminta melakukan verifikasi dan uji silang (cross-check) terhadap legalitas operasional KSP yang beredar di Palangkaraya.

​”Kami berharap pihak berwenang memeriksa secara langsung apakah KSP-KSP yang beroperasi di Palangkaraya ini benar-benar memiliki izin resmi atau tidak,” tegas salah seorang warga setempat.

​Masyarakat berharap adanya tindakan tegas dari otoritas terkait guna memberantas praktik pinjaman ilegal yang dinilai sangat merugikan dan mengintimidasi warga kecil.

Berita Terkait

Berdamai Secara Formal Tak Gugurkan Etika Jabatan, AJP Lampung Barat Desak Badan Kehormatan DPRD Tetap Usut Tuntas Sanksi Etik Oknum Anggota Dewan
Ketua DPRD Sulteng Bersama Kapolda Sulteng Bahas Pos Kamling hingga Narkoba dan BBM, Keamanan Diminta Tak Berhenti di Seremonial
Wagub Jateng dan Plt Bupati Pemalang Salurkan Beragam Bantuan di Kendalrejo, Sentuh Rumah Layak Huni hingga Pemberdayaan Ekonomi
Meriahkan Hari Santri ke-12, Pondok Modern Tulehu Gelar Pawai, Ustadz Reza: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
Ada Selisih Data Guru di TK Tunas Ceria Soi’iwa, Kepala Sekolah Mengaku Belum Paham Detail Dapodik
TAMBANG PASIR DI PARIT 6 PANGKALPINANG DISOROT, KAPOLDA BABEL DIMINTA SIDAK.
Dugaan PHK Sepihak di K-OFPN Bergulir ke PHI Medan, Hak Pekerja Jadi Sorotan
HEBAT TIGA PABERIK SEPATU DAN BENANG DI KAWASAN INDUSTRI PASIR JAYA TANGERANG TERBAKAR API BELUM SEPENUNYA PADAM
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Berdamai Secara Formal Tak Gugurkan Etika Jabatan, AJP Lampung Barat Desak Badan Kehormatan DPRD Tetap Usut Tuntas Sanksi Etik Oknum Anggota Dewan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Ketua DPRD Sulteng Bersama Kapolda Sulteng Bahas Pos Kamling hingga Narkoba dan BBM, Keamanan Diminta Tak Berhenti di Seremonial

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Wagub Jateng dan Plt Bupati Pemalang Salurkan Beragam Bantuan di Kendalrejo, Sentuh Rumah Layak Huni hingga Pemberdayaan Ekonomi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Ada Selisih Data Guru di TK Tunas Ceria Soi’iwa, Kepala Sekolah Mengaku Belum Paham Detail Dapodik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Marak Bank Emok Berbunga Tinggi di Palangkaraya, Warga Resah dan Desak Ketegasan OJK

Berita Terbaru