Eri Cahyadi Tegaskan Guru SD-SMP Negeri di Surabaya Dilarang Rekomendasikan Pembelian LKS

Rabu, 21 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA (Jawa Timur)-LiputanKhusus.com-Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, secara tegas melarang seluruh guru di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kota Surabaya untuk merekomendasikan atau mewajibkan pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada para siswa. Kebijakan ini disampaikan dalam sebuah rapat koordinasi yang digelar Selasa, 20 Oktober 2026 di ruang kerjanya.

Dalam arahannya, Eri Cahyadi menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk meringankan beban orang tua murid sekaligus memastikan proses pembelajaran berjalan objektif dan bebas dari kepentingan komersial. “Saya minta tolong, jangan ada lagi guru yang menyuruh siswanya membeli LKS tertentu, apalagi mewajibkannya. Ini akan saya awasi dan jika ada yang melanggar, akan ada tindakan tegas,” ujar Eri dengan nada tegas.

Wali Kota menjelaskan bahwa materi pembelajaran yang ada di dalam buku paket kurikulum nasional sudah cukup dan memadai untuk kebutuhan belajar siswa. “Pemerintah sudah menyiapkan buku pelajaran secara gratis dan berkualitas. Tidak perlu ada biaya tambahan yang justru memberatkan warga kita,” tambahnya.

Keputusan ini disambut baik oleh sejumlah perwakilan orang tua murid di Surabaya. Banyak yang merasa selama ini sering terbebani dengan pembelian berbagai jenis LKS yang harganya cukup mahal dan terkadang tidak terlalu digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Surabaya akan segera menerbitkan surat edaran resmi terkait larangan ini kepada seluruh kepala sekolah dan guru di lingkungan pendidikan dasar negeri. Sosialisasi juga akan dilakukan agar kebijakan ini dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik.

Eri Cahyadi berharap, dengan kebijakan ini, fokus pendidikan di Surabaya benar-benar tertuju pada peningkatan kualitas belajar siswa, bukan pada urusan yang membebani biaya bagi masyarakat. “Mari kita jadikan pendidikan di Surabaya lebih baik, lebih adil, dan lebih terjangkau bagi semua anak Surabaya,” pungkasnya.

Pewarta :(BMG)

Berita Terkait

Puskesmas Surabaya Bakal Ditingkatkan Tahun 2027, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Ruang Tunggu Ber-AC dan Area Khusus Anak.
Polres Gresik Dan BNN Sisir Warung Di Duduksampeyan,Di Duga Jual Miras
Waspada Kebakaran Hutan Hebat Kembali Melanda Kawasan Gunung Arjuno
Membangun Kemanusiaan Melalui Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Kades Panjunan Dukung Pendalaman Embung, GMBI Gresik Siap Fasilitasi Program Ketahanan Air Bersih
Dua Hari MTsN 1 Lamongan Gelar Peringatan HSN, Bulan Bahasa, Dan Sumpah Pemuda 2026.
Rembuk Akur Warga 2026, Bupati Gresik Dorong Pemerataan Bansos melalui Portal Perlinsos Digital
Baru 4 Bulan Bebas, Residivis Diduga Coba Curi Motor Di Barbershop
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Eri Cahyadi Tegaskan Guru SD-SMP Negeri di Surabaya Dilarang Rekomendasikan Pembelian LKS

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Puskesmas Surabaya Bakal Ditingkatkan Tahun 2027, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Ruang Tunggu Ber-AC dan Area Khusus Anak.

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Polres Gresik Dan BNN Sisir Warung Di Duduksampeyan,Di Duga Jual Miras

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Waspada Kebakaran Hutan Hebat Kembali Melanda Kawasan Gunung Arjuno

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Membangun Kemanusiaan Melalui Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Berita Terbaru