Kades Panjunan Dukung Pendalaman Embung, GMBI Gresik Siap Fasilitasi Program Ketahanan Air Bersih

Kamis, 15 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik (Jawa Timur) –LiputanKhusus.Com — Upaya memperkuat ketahanan air bersih di wilayah pedesaan Kabupaten Gresik terus berlanjut. Pemerintah Desa Panjunan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, secara resmi menyatakan dukungannya terhadap rencana pendalaman embung di wilayah desanya, sebagai langkah strategis jangka panjang untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi warga, terutama di musim kemarau.

Kepala Desa Panjunan, Nursilah, S.E., dalam pertemuan bersama unsur masyarakat dan LSM GMBI Distrik Gresik, menyambut baik rencana pendalaman embung yang akan dilaksanakan di desanya. Menurut beliau, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar yang harus dipenuhi pemerintah desa bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Jika nantinya masyarakat Desa Panjunan ingin melakukan pendalaman embung, kami sangat merespons dan mendukung sepenuhnya. Sinergi dengan LSM GMBI terus kami jalin dalam rangka mendukung pembangunan desa, terutama terkait penampungan air yang bermanfaat langsung bagi masyarakat luas,” tegas Kades Nursilah.

Pemerintah Desa Panjunan membuka selebar-lebarnya ruang kolaborasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, karena menurut beliau, pembangunan desa tidak bisa berjalan sendiri tanpa gotong royong antarlembaga dan dukungan masyarakat.

GMBI Distrik Gresik Siap Berperan Aktif

Sementara itu, Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Gresik, Muhammad Hudin, S.Pd., menyambut hangat dukungan pemerintah desa tersebut. GMBI siap memfasilitasi dan mendampingi program pendalaman embung agar berjalan lancar, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Prinsip GMBI adalah NKRI Harga Mati dan membela wong cilik. Ketika warga membutuhkan, kami tidak bisa diam. Sinergi dengan pemerintah desa adalah kunci agar setiap program yang hadir benar-benar menyentuh kebutuhan nyata masyarakat,” ungkap Hudin.

GMBI Distrik Gresik berkomitmen untuk terus mendampingi warga Desa Panjunan, baik dalam pendataan kebutuhan air, sosialisasi, maupun pendampingan teknis pelaksanaan program, sehingga embung yang ada tidak sekadar diperdalam, tetapi juga dikelola dengan baik dan berkelanjutan.

Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Gresik pada tahun 2026 ini menjadi pengingat betapa krusialnya keberadaan sarana penampungan air. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Gresik, sekitar 62 desa di 11 kecamatan berpotensi mengalami kesulitan air bersih, termasuk wilayah Kecamatan Duduksampeyan.

Pendalaman embung merupakan solusi cerdas dan berbiaya terjangkau untuk:

– ✅ Memperbesar kapasitas tampungan air saat musim hujan
– ✅ Menjaga ketersediaan air di musim kemarau
– ✅ Mengurangi ketergantungan warga pada air tangki yang mahal
– ✅ Mendukung kebutuhan pertanian dan kebutuhan rumah tangga warga

Embung yang dalam dan terawat akan menjadi sumber kehidupan yang andal bagi generasi sekarang dan mendatang.

Pemerintah Desa Panjunan bersama GMBI Distrik Gresik akan segera menyusun jadwal teknis pelaksanaan pendalaman embung, melibatkan partisipasi aktif warga dalam pelaksanaannya. Gotong royong menjadi semangat utama agar program ini tidak hanya menjadi proyek sesaat, tetapi dimiliki dan dijaga bersama oleh seluruh masyarakat.

Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah desa dan komitmen pendampingan dari GMBI, diharapkan program ketahanan air bersih di Desa Panjunan dapat terealisasi secepatnya, membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan dan kesehatan warga Panjunan pada khususnya dan masyarakat sekitar pada umumnya.

(RN)

Berita Terkait

Dua Hari MTsN 1 Lamongan Gelar Peringatan HSN, Bulan Bahasa, Dan Sumpah Pemuda 2026.
Rembuk Akur Warga 2026, Bupati Gresik Dorong Pemerataan Bansos melalui Portal Perlinsos Digital
Baru 4 Bulan Bebas, Residivis Diduga Coba Curi Motor Di Barbershop
Dirgahayu ke-81 Provinsi Jawa Timur Kepala MTs Negeri 1 Lamongan: Bersama Membangun Pendidikan Madrasah yang Maju, Bermutu, dan Mendunia
Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Grahadi, Gubernur Khofifah Paparkan Keberhasilan Nawa Bhakti Satya
Karnaval “REDES BLUE” Bulurejo Gresik Mengguncang Benjeng, Melala Audio hingga Rajawali dan BSS Audio Reborn Jadi Magnet Ribuan Penonton
MUI, Muhammadiyah, dan NU Kediri Bersatu Tolak Karnaval dengan Sound System Berdaya Suara Ekstrem
Gempa Magnitudo 4,4 Terjadi di Barat Daya Pacitan, Warga Rasakan Getaran 3 Detik
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kades Panjunan Dukung Pendalaman Embung, GMBI Gresik Siap Fasilitasi Program Ketahanan Air Bersih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Dua Hari MTsN 1 Lamongan Gelar Peringatan HSN, Bulan Bahasa, Dan Sumpah Pemuda 2026.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Rembuk Akur Warga 2026, Bupati Gresik Dorong Pemerataan Bansos melalui Portal Perlinsos Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Baru 4 Bulan Bebas, Residivis Diduga Coba Curi Motor Di Barbershop

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Dirgahayu ke-81 Provinsi Jawa Timur Kepala MTs Negeri 1 Lamongan: Bersama Membangun Pendidikan Madrasah yang Maju, Bermutu, dan Mendunia

Berita Terbaru