pemalang tegaskan perang terhadap bullying! 1.800 insan pendidikan teken pakta integritas, nurkholes: tak boleh ada toleransi kekerasan

Sabtu, 24 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, Liputankhusus.com – Komitmen mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan serta kekerasan ditegaskan melalui penandatanganan pakta integritas oleh perwakilan kepala satuan pendidikan bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dindikpora Kabupaten Pemalang, Ismun Hadiyo.

Kegiatan yang disaksikan Plt Bupati Pemalang, Nurkholes, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut berlangsung di Stadion Mochtar Sirandu, Pemalang, Sabtu (24/10/2026).

Sebanyak 1.800 peserta dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Pemalang turut mengikuti kegiatan tersebut.

Plt Bupati Pemalang, Nurkholes, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai langkah konkret membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Menurutnya, komitmen menciptakan pendidikan tanpa kekerasan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar berhenti pada penandatanganan dokumen.

“Integritas itu kesesuaian antara pikiran, perkataan, dan perbuatan. Bapak dan Ibu sudah berkomitmen menyelenggarakan sekolah yang aman dan nyaman tanpa kekerasan dan bullying. Karena itu, perbuatannya harus selaras dengan komitmen tersebut,” tegas Nurkholes.

Ia menekankan, tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk perundungan di lingkungan pendidikan Kabupaten Pemalang.

Sekolah harus menjadi ruang yang melindungi, mendidik, sekaligus memberikan rasa aman kepada setiap anak tanpa terkecuali.

Karena itu, kepala satuan pendidikan diminta menjalankan tanggung jawab secara serius dalam mencegah, mengawasi, serta menangani setiap potensi kekerasan dan intimidasi di lingkungan sekolah.

Jangan sampai peserta didik kehilangan rasa aman ketika menuntut ilmu hanya karena tindakan perundungan yang dibiarkan terjadi.

Sementara itu, Kapolres Pemalang, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, mengingatkan bahwa pencegahan dan penanganan perundungan membutuhkan keseriusan serta tanggung jawab seluruh pihak, terutama kepala sekolah sebagai pemimpin di lingkungan satuan pendidikan.

Ia menegaskan, kelalaian atau tindakan membiarkan kekerasan terhadap anak dapat berimplikasi hukum apabila memenuhi unsur pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa penanganan perundungan tidak cukup dilakukan melalui imbauan atau kegiatan seremonial.

Diperlukan pengawasan yang konsisten, keberanian untuk menindaklanjuti laporan, serta perlindungan terhadap korban agar setiap peserta didik memperoleh haknya untuk belajar dalam lingkungan yang aman.

Penandatanganan pakta integritas ini diharapkan menjadi titik penguatan komitmen seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Pemalang untuk membangun budaya sekolah yang menjunjung tinggi kedisiplinan, kepedulian, dan penghormatan terhadap martabat setiap anak.

Sebab, sekolah seharusnya menjadi tempat tumbuhnya harapan, bukan ruang lahirnya ketakutan. Komitmen antiperundungan baru benar-benar bermakna ketika setiap anak merasa aman, dihargai, dan terlindungi dalam proses pendidikannya.

Berita Terkait

OPINI: Mau Sebut Saya “Dalang”? Silakan! Mahasiswa Memang Harus Bergerak
Laporan Dugaan Pengeroyokan terhadap Bambang Sunardi Menggantung, Kinerja Polsek Sungai Pagu Dipertanyakan
siswa kelas 4 sd di petarukan diduga takut ke sekolah akibat perlakuan guru, orang tua minta perhatian serius
Menjaga Marwah Bumi Tambun Bungai: Kepemimpinan Berakar Tradisi, Melangkah Menuju Masa Depan
​Mengapa Aksi Mahasiswa Kalteng di Kantor Gubernur Adalah Ujian Nyata Demokrasi Kalteng
Semangat Baru Pemuda Nagari Saniang Baka, Terang Jalan, Tumbuh Harapan.
Kapolres Gede: Polisi Bukan Hanya Penegak Hukum, tetapi Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
KEBAKARAN MELANDA PERUMAHAN JAHARUN PERMAI KECAMATAN GALANG BEBERAPA RUMAH TERBAKAR API BERHASIL DIPAMKAN
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:06 WIB

pemalang tegaskan perang terhadap bullying! 1.800 insan pendidikan teken pakta integritas, nurkholes: tak boleh ada toleransi kekerasan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:13 WIB

OPINI: Mau Sebut Saya “Dalang”? Silakan! Mahasiswa Memang Harus Bergerak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:05 WIB

siswa kelas 4 sd di petarukan diduga takut ke sekolah akibat perlakuan guru, orang tua minta perhatian serius

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:12 WIB

Menjaga Marwah Bumi Tambun Bungai: Kepemimpinan Berakar Tradisi, Melangkah Menuju Masa Depan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:42 WIB

​Mengapa Aksi Mahasiswa Kalteng di Kantor Gubernur Adalah Ujian Nyata Demokrasi Kalteng

Berita Terbaru