LAMONGAN (Jawa Timur)LiputanKhusus.com-Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lamongan, Fathkur Rohman, S.Ag., MA., menyampaikan pesan mendalam tentang makna kemajuan sebuah lembaga pendidikan. Menurutnya, kemajuan madrasah tidak hanya dinilai dari bangunan yang megah semata, melainkan dari kualitas pendidik yang tulus dan peserta didik yang berkarakter mulia.
“Madrasah maju bukan sekedar gedungnya yang megah, tetapi gurunya yang ikhlas dan siswanya yang berakhlaq.” — Fathkur Rohman, S.Ag., MA., Kepala MTsN 1 Lamongan
Pernyataan ini disampaikan dalam rangkaian program “Inspirasi Madrasah” yang digelar di lingkungan MTsN 1 Lamongan. Pesan ini bukan sekadar ungkapan semata, melainkan sebuah komitmen nyata dari hati untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berbudi pekerti luhur
MTsN 1 Lamongan memang kini memiliki bangunan yang tertata rapi, asri, dan memadai untuk proses belajar mengajar. Namun di balik fasilitas fisik yang memadai, Fathkur Rohman menegaskan bahwa jiwa pendidikan sesungguhnya terletak pada dua pilar utama: guru yang mengajar dengan keikhlasan, dan siswa yang tumbuh dengan akhlak yang baik.
“Bangunan yang bagus adalah sarana penunjang, tapi yang membentuk masa depan anak-anak kita adalah bagaimana guru mendidik dengan hati, dan bagaimana anak-anak kita menjaga adab serta akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Fathkur Rohman, guru yang ikhlas akan senantiasa memberikan yang terbaik bagi muridnya tanpa mengharap balasan. Mereka tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keimanan, kejujuran, dan tanggung jawab.
“Ketika seorang guru mengajar dengan ikhlas, ilmunya akan sampai ke hati siswa. Itulah yang membuat pendidikan di madrasah ini berbeda dan bermakna,” tambahnya.
Di sisi lain, madrasah juga menempatkan pembentukan akhlak siswa sebagai prioritas utama. Siswa tidak hanya dituntut untuk pintar di kelas, tetapi juga sopan santun, disiplin, peduli sesama, dan taat pada ajaran agama. Harapannya, lulusan MTsN 1 Lamongan kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Pesan ini pun disambut antusiasme oleh para guru, siswa, serta wali murid. Semua pihak sepakat untuk menjadikan nilai keikhlasan dan akhlak sebagai pedoman bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, berkualitas, dan berkarakter.
Semoga semangat dan komitmen ini terus terjaga, menjadikan MTsN 1 Lamongan sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam fasilitas, tetapi lebih utama unggul dalam kualitas manusia yang dihasilkannya.
Pewarta :(Bambang.S)













Komentar