PALU – Dukungan terhadap upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sulawesi Tengah terus diperkuat. Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Arnila Hi. Moh. Ali, menghadiri Apel Gelar Pasukan dan Pemberangkatan Personel dalam rangka Operasi Aman Tinombala 2026 di Mapolda Sulteng.
Apel tersebut berlangsung di halaman Mapolda Sulteng, Kota Palu, Selasa (27/10/2026). Operasi ini digelar untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah.
Operasi Aman Tinombala 2026 akan berlangsung selama 65 hari dengan melibatkan sebanyak 914 personel gabungan. Ratusan personel tersebut akan difokuskan untuk langkah pencegahan, patroli, edukasi masyarakat, hingga penanganan darurat di titik rawan karhutla.
Kehadiran pimpinan DPRD Sulteng menjadi bentuk komitmen legislatif dalam mendukung agenda perlindungan lingkungan. Wakil Ketua I DPRD Sulteng, Hj. Arnila Hi. Moh. Ali, mewakili Ketua DPRD dalam kegiatan tersebut.
Menurut Arnila, penanganan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada satu instansi. Sinergi antarlembaga merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Sulawesi Tengah.
“Kami di DPRD Sulteng mendukung penuh Operasi Aman Tinombala 2026. Pencegahan karhutla adalah soal keselamatan warga, kelestarian lingkungan, dan keberlangsungan ekonomi masyarakat. Ini butuh kerja bersama TNI-Polri, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat,” ujar Arnila di sela kegiatan.
DPRD Sulteng menilai, operasi ini juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, terutama di musim kemarau.
Dukungan DPRD Sulteng dalam operasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta melindungi lingkungan dan keselamatan warga dari dampak buruk karhutla.













Komentar