Padang (SUMBAR), LK — Dugaan keracunan massal di pesta pernikahan terjadi di kawasan Simpang Haru, dekat SMKN 2 Padang, Kota Padang, Sumatera Barat pada Minggu,(1/11/2026). Sebanyak 13 hingga 20 warga mengalami gejala keracunan setelah menghadiri acara baralek tersebut.
Para tamu mengalami mual, muntah, dan gangguan pencernaan. Sebagian besar korban merupakan anak-anak dan tamu undangan yang menyantap hidangan yang tersaji, termasuk soto.
Petugas Medis Larikan Korban ke Tiga Rumah Sakit
Petugas dan keluarga langsung melarikan para korban ke beberapa fasilitas kesehatan. Rumah sakit rujukan meliputi Rumah Sakit Tentara dr. Reksodiwiryo Padang, BMC Padang, dan RSUP Dr. M. Djamil Padang.
Kepala RST dr. Reksodiwiryo Padang Letkol CKM dr. Ichsan Fahmi menyebut sebagian besar pasien sudah membaik dan kembali ke rumah masing-masing setelah mendapat penanganan di IGD.
Namun, tim medis masih merawat beberapa pasien secara intensif. Saat ini, 2 pasien masih menjalani perawatan di RST Ganting karena mengalami dehidrasi dan lemas sehingga membutuhkan observasi lanjutan.
Balita 5 Tahun Korban Keracunan Alami BAB Berdarah
Kondisi paling berat menimpa seorang anak berusia 5 tahun. Anak tersebut mengalami dehidrasi berat dan buang air besar disertai darah. Oleh karena itu, tim medis merujuknya ke RSUP Dr. M. Djamil Padang untuk penanganan khusus.
Tim medis di masing-masing rumah sakit terus memantau pemulihan pasien agar cairan tubuh kembali normal.
Selain penanganan medis, pihak rumah sakit juga menyerahkan sampel makanan kepada pihak kepolisian. Polisi akan melakukan uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan massal tersebut.
(Yus/Hk)













Komentar