Idealisman Dachi dan Seni Merawat Persahabatan dalam Dinamika Politik: Cinta Nias Selatan Melampaui Perbedaan

Sabtu, 31 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NIAS SELATAN, 31 Oktober 2026 liputankhusus.com – Kecintaan Bapak Idealisman Dachi terhadap Pulau Nias, khususnya Kabupaten Nias Selatan, merupakan salah satu hal yang menarik untuk diperbincangkan dalam perjalanan sosial dan politik beliau.

Salah satu sisi yang patut menjadi perhatian adalah bagaimana beliau membangun dan menjaga hubungan persahabatan dengan berbagai kalangan, tanpa harus menjadikan perbedaan pandangan maupun kepentingan politik sebagainya penghalang.

Bahkan, hubungan baik dengan orang-orang yang pernah berada di pihak berseberangan dalam dinamika politik tetap dapat dirawat. Hal ini menjadi gambaran bahwa perbedaan pilihan tidak selalu harus berujung pada permusuhan.

Dalam dunia politik, dikenal sebuah seni untuk membangun komunikasi, membaca situasi, menyusun strategi, dan menjaga hubungan antarsesama. Politik bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi kawan dan siapa yang dianggap lawan, melainkan juga tentang bagaimana kedewasaan menyikapi perbedaan.

Perlu dipahami bahwa kontestasi politik memiliki batas waktu. Jabatan bisa berganti, kekuasaan memiliki masa, dan peta politik dapat berubah sewaktu-waktu. Namun, persaudaraan, persahabatan, serta kecintaan terhadap kampung halaman seharusnya tidak ikut berubah hanya karena perbedaan pilihan politik.

Nias Selatan merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat. Karena itu, membangun daerah tidak seharusnya dilakukan dengan memperbesar sekat perbedaan, melainkan melalui komunikasi, kebersamaan, dan semangat persatuan.

Sosok dan perjalanan politik Idealisman Dachi menjadi ruang refleksi tentang pentingnya merawat hubungan baik di tengah dinamika politik yang terus berkembang.

Pada akhirnya, politik boleh berbeda, pilihan boleh tidak sama, tetapi persaudaraan jangan sampai terpecah. Nias Selatan membutuhkan persatuan, bukan permusuhan; membutuhkan kebersamaan, bukan sekat-sekat politik.

Sebab, mencintai Nias Selatan bukan hanya tentang bagaimana seseorang memperjuangkan kepentingan politik, tetapi juga bagaimana ia mampu menjaga hubungan baik dan merangkul sesama demi masa depan daerah. (Deni Zega)

Berita Terkait

Kabel Menjuntai‑tumpuk di Kota Payakumbuh Dinilai Berbahaya, LSM GIB Desak PLN Segera Tindak
Apresiasi Warga untuk Kapolsek Ciputat Timur, Toko Obat Keras Daftar G di Cempaka Putih Ditutup Permanen
Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Apresiasi Program Ketahanan Pangan Rutan Kelas I Bandung
Marhuding: Guru Bersatu Lahirkan Organisasi Kuat, Pendidikan Mateng Bermartabat
Transparansi Proyek Dipertanyakan! Papan Informasi Tak Terlihat, Box Cover Orahili Tumori Sudah Retak
Belajar dari Jogokariyan dan Masjid Sejuta Pemuda, Kota Solok Benahi Pengelolaan Masjid.
Pemko Payakumbuh Dorong Generasi Muda untuk Bentengi Diri dengan Nilai Agama
Belasan Excavator Diduga Bebas Keruk Emas di Sungai Lasi dan X Koto Diateh, Kapolres Solok Kota Didesak Jangan Tutup Mata!
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Kabel Menjuntai‑tumpuk di Kota Payakumbuh Dinilai Berbahaya, LSM GIB Desak PLN Segera Tindak

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Apresiasi Warga untuk Kapolsek Ciputat Timur, Toko Obat Keras Daftar G di Cempaka Putih Ditutup Permanen

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Apresiasi Program Ketahanan Pangan Rutan Kelas I Bandung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Marhuding: Guru Bersatu Lahirkan Organisasi Kuat, Pendidikan Mateng Bermartabat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Transparansi Proyek Dipertanyakan! Papan Informasi Tak Terlihat, Box Cover Orahili Tumori Sudah Retak

Berita Terbaru