Pacitan(JawaTimur)LiputanKhusus.Com β Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa 2026, SMK Negeri 1 Donorejo menggelar kegiatan istimewa yang memacu kreativitas sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur kebersamaan. Lomba menulis cerpen dengan tema “Persahabatan Tanpa Batas” sukses dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai di ruang yang telah disiapkan panitia.
Tema yang diusung bukan sekadar menjadi judul, melainkan sebuah ajakan untuk merenungkan makna persahabatan yang sejati β persahabatan yang mengajarkan arti kejujuran, kesetiaan, dan kepedulian antar sesama, tanpa sekat perbedaan apapun.
π Aturan dan Ketentuan Lomba
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa-siswi dari setiap tingkatan kelas, masing-masing dikirimkan satu orang peserta laki-laki dan satu orang perempuan. Aturan yang ditetapkan panitia adalah:
– β
Cerpen ditulis tangan langsung di tempat
– β
Minimal terdiri dari 5 paragraf
– β
Kertas dan alat tulis telah disediakan sepenuhnya oleh panitia
– β
Peserta adalah siswa-siswi aktif SMKN 1 Donorejo
π Penghargaan bagi Para Pemenang
Setelah karya-karya dinilai oleh dewan juri, terpilih para pemenang terbaik yang menerima hadiah berupa:
– π₯ Juara 1 β Uang Pembinaan + Piagam Penghargaan
– π₯ Juara 2 β Uang Pembinaan + Piagam Penghargaan
– π₯ Juara 3 β Uang Pembinaan + Piagam Penghargaan
Kepala Sekolah dan pembina kegiatan menyampaikan bahwa lomba ini bertujuan agar para siswa tidak hanya terampil berbahasa Indonesia yang baik dan benar, tetapi juga mampu menumbuhkan empati melalui tulisan. Cerita yang diciptakan diharapkan mampu menggambarkan bagaimana kejujuran mempererat hubungan, bagaimana kesetiaan menguatkan di masa sulit, serta bagaimana kepedulian menjadikan kita manusia yang lebih berharga.
“Melalui tulisan tangan, diharapkan perasaan dan pemikiran para siswa tercurah dengan tulus. Semangat Bulan Bahasa bukan hanya tentang benar atau salahnya berbahasa, melainkan tentang bagaimana bahasa menjadi jembatan yang menyatukan hati,” ujar salah satu panitia penyelenggara.
Kegiatan berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh antusiasme. Semangat ini diharapkan terus terjaga, sehingga bahasa dan sastra Indonesia tetap hidup dan dicintai oleh generasi penerus bangsa.
(RN)













Komentar