Menyuarakan Aspirasi Rakyat: Aksi Damai Ormas Mangkok Merah Bersatu Kalteng Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Kecewa Gubernur dan Sekda Tak Berani Menemui Massa

Kamis, 15 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA — Suasana di depan kantor pemerintahan di Palangka Raya tampak dipadati oleh ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat serta anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mengenakan atribut adat khas Dayak. Aksi unjuk rasa damai ini dimotori oleh Ormas Mangkok Merah Bersatu Kalimantan Tengah (Kalteng) guna menyuarakan berbagai persoalan mendesak, termasuk kondisi udara berbahaya akibat kabut asap.

​Dalam orasinya, perwakilan massa secara tegas menyerukan agar Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalteng ditetapkan sebagai Bencana Nasional. Mengingat dampaknya yang masif terhadap kesehatan publik di tengah kepulan asap yang pekat, penanganan yang lebih komprehensif dari pemerintah pusat dinilai sangat krusial. Selain itu, massa juga menuntut adanya keterbukaan anggaran dari pemerintah dalam penanganan berbagai krisis di daerah.

​Di tengah aksi yang berlangsung di bawah kabut asap tebal tersebut, kekecewaan mendalam dirasakan oleh para pengunjuk rasa. Hingga aksi berlangsung, baik Gubernur maupun Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng dilaporkan tidak ada yang berani keluar untuk menemui dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

​Massa menyayangkan sikap para pejabat tinggi daerah tersebut yang dinilai enggan mendengarkan keluh kesah rakyatnya yang tengah menghirup udara berbahaya. Meski demikian, pihak Ormas Mangkok Merah Bersatu Kalteng tetap mendesak agar ruang dialog dibuka demi mencari solusi konkret atas permasalahan yang melanda Kalimantan Tengah.

Berita Terkait

Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran di Jambi Seberang, PLN Hadir Ringankan Beban Enam Keluarga
Ormas GBNN Surati Satpol PP, Status Izin Bangunan di Belakang RSU Bethesda Dipertanyakan
Kebakaran Melanda Pasar Blok Timur Los Batiah Payakumbuh, 24 Kios Terbakar
Empat Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Resmi Dilantik Sekda Maluku Tengah
STATEMEN ASPIRASI GERAKAN MAHASISWA PEMBELA KEADILAN
Kawal Program Presiden Prabowo, Disdikbud Rohil Pastikan Dana Revitalisasi Bebas Pungutan
ANGGARAN KARHUTLA KALTENG RP107 MILIAR DIPERTANYAKAN DPRD: BELANJA PERALATAN, OPERASIONAL, DAN HONOR RELAWAN DISOROT
Kampung Nelayan Merah Putih, Pemkab Rohil Targetkan Penataan Kawasan Pesisir Terpadu
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran di Jambi Seberang, PLN Hadir Ringankan Beban Enam Keluarga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Menyuarakan Aspirasi Rakyat: Aksi Damai Ormas Mangkok Merah Bersatu Kalteng Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Kecewa Gubernur dan Sekda Tak Berani Menemui Massa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Ormas GBNN Surati Satpol PP, Status Izin Bangunan di Belakang RSU Bethesda Dipertanyakan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Kebakaran Melanda Pasar Blok Timur Los Batiah Payakumbuh, 24 Kios Terbakar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:37 WIB

Empat Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Resmi Dilantik Sekda Maluku Tengah

Berita Terbaru