Kab. Solok (SUMBAR), LK — Turnamen sepak bola PSTL Cup III resmi bergulir di Alahan Panjang, Kabupaten Solok.
Anggota DPRD Kabupaten Solok sekaligus Exco PSSI Kabupaten Solok Nopi Amanda membuka langsung turnamen tersebut. Pembukaan berlangsung di Lapangan Parak Kopi, Taluak Dalam, Nagari Alahan Panjang, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Selain itu, pembukaan PSTL Cup III menjadi momentum penting menghidupkan olahraga masyarakat. Karena itu, kegiatan ini juga memperkuat silaturahmi antar generasi muda di Kabupaten Solok.
PSTL Cup III Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda
Nopi Amanda mengajak peserta, panitia, dan masyarakat menjadikan PSTL Cup III lebih dari sekadar kompetisi. Menurutnya, turnamen ini harus menjadi wadah membangun persaudaraan.
Selain itu, Nopi menilai sepak bola punya kekuatan menyatukan berbagai kalangan. Oleh karena itu, setiap pertandingan harus mengedepankan sportivitas dan saling menghargai.
Sementara itu, ia juga menilai turnamen tingkat nagari seperti PSTL Cup III punya peran strategis. Bahkan, turnamen ini membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan menunjukkan potensi di bidang olahraga.
Sebagai Exco PSSI Kabupaten Solok, Nopi berharap sepak bola nagari terus tumbuh. Jadi, pembinaan berkelanjutan sangat penting agar talenta muda daerah berkembang ke jenjang kompetisi lebih tinggi.

Antusiasme Warga dan Laga Perdana Persida FC
Pembukaan PSTL Cup III dihadiri Wali Nagari Alahan Panjang terpilih, perwakilan Bank Nagari, dan tokoh masyarakat.
Kemudian, antusiasme langsung terlihat di laga perdana. Sebagai contoh, Persida FC Rimbo Data mengamankan kemenangan 1-0 atas Bukit Gompong FC dalam pertandingan pembuka yang kompetitif.
Selain itu, dukungan penonton terlihat memadati sisi lapangan. Mereka memberi semangat kepada pemain muda yang bertanding. Sehingga, atmosfer ini menunjukkan sepak bola masih menjadi hiburan rakyat di Alahan Panjang.
Dukungan Tokoh Muda untuk Olahraga Akar Rumput
Tokoh muda sepak bola Kabupaten Solok Wardesko Ponobatuah mengapresiasi panitia dan Nopi Amanda. Ia menilai perhatian terhadap olahraga dan pembinaan generasi muda di nagari sangat penting.
Selain itu, Wardesko menilai turnamen sepak bola menjadi sarana positif mengarahkan aktivitas pemuda. Melalui kompetisi sehat, generasi muda bisa menyalurkan energi dan kreativitas.
Di sisi lain, ia juga berharap dukungan terhadap kegiatan kepemudaan tidak hanya datang dari panitia dan masyarakat. Bahkan, para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Solok juga perlu memperkuat dukungan.
Menurutnya, perhatian terhadap olahraga akar rumput sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu, kegiatan serupa tidak boleh berhenti sebagai agenda sesaat.
Harapan Lahirnya Bibit Pesepak Bola Potensial Solok
Oleh karena itu, kegiatan harus berkembang menjadi wadah pembinaan berkelanjutan. Selanjutnya, PSTL Cup III diharapkan melahirkan bibit pesepak bola potensial di Kabupaten Solok.
Lebih dari perebutan gelar juara, turnamen ini menjadi ruang kebersamaan. Jadi, turnamen ini membangun semangat olahraga dan mempererat silaturahmi di Alahan Panjang dan Kabupaten Solok.
Akhirnya, panitia berharap turnamen berjalan lancar hingga final. Mereka juga mengajak semua pihak menjaga keamanan dan ketertiban selama kompetisi berlangsung. (AM)













Komentar