KABUPATEN SOLOK, LIPUTANKHUSUS.COM — Harapan masyarakat Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, untuk menikmati penerangan jalan pada malam hari mulai terwujud. Pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang telah selesai di sejumlah ruas jalan dalam kampung mendapat sambutan positif dari masyarakat. Namun, pemerataan penerangan masih menjadi harapan, terutama pada titik-titik yang belum terpasang lampu.
Kehadiran PJU menjadi perkembangan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Jalan raya sepanjang kawasan dalam kampung kini semakin terang, sehingga diharapkan dapat menunjang kenyamanan warga saat beraktivitas pada malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan, Muhammad Joni, saat dihubungi awak media LiputanKhusus.com, Minggu (25/10/2026), menyampaikan bahwa keberadaan Penerangan Jalan Umum merupakan bagian penting dalam mendukung kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.
Menurutnya, penerangan jalan diharapkan dapat membantu pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki, sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ia juga berharap fasilitas PJU yang telah tersedia dapat dijaga dan dipelihara dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Kebutuhan penerangan pada ruas jalan yang masih minim cahaya juga diharapkan menjadi perhatian sesuai dengan prioritas dan kemampuan yang tersedia.
Di sisi lain, awak media LiputanKhusus.com yang juga merupakan warga setempat mengapresiasi pemasangan PJU yang telah rampung di kawasan dalam kampung. Meski demikian, ia menilai masih diperlukan perhatian lebih lanjut agar penerangan tidak hanya terpusat pada ruas jalan yang sudah dipasangi lampu.
“Alhamdulillah, penerangan jalan yang pemasangannya telah selesai di sepanjang jalan raya dalam kampung kini sudah memberikan perubahan. Namun, kami berharap ada pemerataan karena masih terdapat titik-titik yang belum terpasang lampu penerangan,” ungkapnya.
Ia juga berharap pemasangan PJU dapat diperluas hingga ke arah perbatasan jalan Sumani dengan Nagari Saniang Baka. Menurutnya, ruas jalan tersebut perlu mendapat perhatian karena merupakan kawasan yang rawan kecelakaan dan disebut kerap terjadi kecelakaan lalu lintas.
“Kalau bisa, penerangan juga dimulai dari arah perbatasan antara jalan Sumani dan Saniang Baka. Kawasan tersebut perlu mendapat perhatian karena termasuk daerah rawan kecelakaan, bahkan kecelakaan disebut sering terjadi. Karena itu, kami berharap pemerintah dan instansi terkait dapat mempertimbangkan pemasangan PJU di lokasi tersebut,” imbuhnya.
Aspirasi tersebut menjadi perhatian penting dalam upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Penerangan yang memadai membantu pengendara melihat kondisi jalan, mengenali lingkungan sekitar, dan mengantisipasi potensi bahaya, khususnya pada malam hari.
Masyarakat berharap keberhasilan pemasangan PJU di kawasan dalam kampung dapat dilanjutkan dengan pemenuhan kebutuhan penerangan di titik-titik lain yang masih gelap. Pemerataan menjadi penting agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan secara luas, termasuk oleh pengguna jalan yang melintasi kawasan perbatasan Sumani–Saniang Baka.
Selain penambahan lampu, pemeliharaan PJU yang sudah terpasang juga perlu diperhatikan. Lampu yang rusak atau tidak berfungsi hendaknya segera ditangani agar fasilitas yang telah dibangun tetap memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Kini, masyarakat menyambut positif jalan nagari yang semakin terang. Harapan berikutnya adalah agar penerangan tidak berhenti pada titik yang sudah terpasang, tetapi berlanjut hingga ke ruas-ruas yang membutuhkan, terutama kawasan yang dinilai rawan kecelakaan.
Pemerataan PJU di Nagari Saniang Baka diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah dan instansi terkait sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan, keselamatan, serta kualitas fasilitas umum bagi masyarakat.( Yef)













Komentar