Gresik, (Jawa Timur)— 11 Oktober 2026
LiputanKhusus.Com — Semarak pesta rakyat tahunan di Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, mencapai puncaknya. Karnaval bertema “REDES BLUE” yang digelar Pemerintah Desa Bulurejo pada 10–11 Oktober 2026 ini tak hanya menampilkan kebudayaan dan kreativitas warga, tetapi juga dimeriahkan oleh deretan sound system legendaris Jawa Timur yang siap mengguncang tanah Benjeng.
Sejak Sabtu sore, 10 Oktober 2026, jalanan menuju Desa Bulurejo sudah dipadati kendaraan warga yang datang tak hanya dari se-Kecamatan Benjeng, tetapi juga dari kecamatan tetangga, Kabupaten tetangga, hingga luar daerah. Lapangan Desa Bulurejo berubah menjadi lautan manusia.
Kepala Desa Bulurejo, Imam Shofwan atau yang akrab disapa Lurah Iwan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa karnaval ini merupakan wujud kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Karnaval bukan sekadar pesta hiburan, melainkan bukti bahwa kita satu keluarga. Persiapan yang kita lakukan dengan rapat dan koordinasi sejak bulan lalu berbuah kebersamaan yang indah hari ini.” — ujar Lurah Iwan disambut tepuk tangan meriah
Salah satu yang paling dinanti warga adalah malam cek sound yang digelar setelah doa bersama. Dentuman bass bergema, lampu-lampu warna-warni berkilauan di langit malam Bulurejo. Berikut deretan sound system ternama yang hadir dan memukau ribuan penonton:
Melala Audio — Sang Legenda yang Selalu Ditunggu
Melala Audio hadir dengan barisan speaker raksasa yang tertata gagah di area lapangan. Karakter suara khas Melala yang jernih namun bertenaga menggetarkan tanah lapangan Bulurejo. Setiap kali lagu diputar, ribuan warga bersorak antusias. Melala dikenal sebagai salah satu sound system paling dihormati di Jawa Timur karena kualitas suaranya yang konsisten dan pengabdiannya mendukung acara-acara rakyat.
Rajawali Audio Surabaya — Kekuatan dari Kota Pahlawan
Rajawali Audio tampil megah dengan sistem audio lengkap yang dipadukan tata cahaya canggih dan videotron. Suara bass yang dalam dan vokal yang jernih membuat penonton tak henti-henti bertepuk tangan. Kehadiran Rajawali membuktikan persaudaraan komunitas audio lintas daerah yang kuat — dari Surabaya hingga Benjeng, Gresik.
BSS Audio Reborn — Sang Legenda yang Kembali Menggema
BSS Audio Reborn tampil memukau dengan identitas khasnya yang sudah dikenal luas pecinta sound system se-Jawa Timur. Dengan dukungan peralatan mumpuni dan tata cahaya yang memukau mata, BSS menghadirkan harmoni suara yang seimbang — mantap di dada namun nyaman di telinga. Kehadirannya menjadi salah satu daya tarik utama yang paling dinanti para penikmat audio horeg.
Dan Puluhan Sound System Lainnya yang Tak Kalah Gahar!
Tak berhenti pada tiga nama besar, karnaval ini juga diramaikan oleh puluhan sound system ternama lainnya:
– KM 55 Audio — tampil dengan kekuatan suara yang stabil di setiap sudut lapangan
– Sinar Music Official — membawa nuansa suara yang hangat dan menyegarkan
– K5 Maximal Audio — menghadirkan kombinasi suara yang pas untuk semua kalangan
– Mekar Abadi Audio — kehadirannya selalu dinanti warga lokal dan sekitarnya- Tranz Audio Gresik wakil lokal yang tampil percaya diri dan profesional
Santri Boy Audio — membawa suasana segar dengan pilihan lagu yang akrab di telinga masyarakat
– K59 Project, Kemo Audio, Sinar Jago Audio, dan banyak lagi
Setiap sound system yang tampil disambut antusiasme luar biasa. Warga berdiri berdesakan, merekam momen tersebut dengan ponsel mereka, sambil bertepuk tangan dan bernyanyi bersama. Suara dentuman musik yang bergema bukan sekadar hiburan — melainkan simbol kebahagiaan dan kebersamaan yang tak terputus antarwarga.
Selain hiburan malam berupa cek sound, rangkaian karnaval juga diisi pawai budaya dan kreativitas warga sepanjang rute utama Desa Bulurejo. Berbagai kelompok masyarakat menampilkan keunikan masing-masing — mulai dari tarian daerah, pakaian adat, seni Reog Ponorogo, kreasi ogoh-ogoh, hingga kendaraan hias yang dikerjakan secara gotong royong.
Pawai berjalan meriah, diiringi musik tradisional dan sorak sorai warga yang berjejer di pinggir jalan menyambut iringan karnaval. Anak-anak tampak ceria, orang tua tersenyum bangga melihat kreativitas putra-putri desanya.
“Saya datang dari desa sebelah jam 5 sore, takut kehabisan tempat berdiri. Suaranya mantap banget, apalagi Melala, Rajawali, dan BSS — kelasnya beda! Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,” ujar Bapak Suro, warga tetangga yang hadir sejak sore.
Seorang pemuda setempat menambahkan: “Karnaval ini bukan soal siapa paling keras suaranya, tapi soal kita berkumpul dan bahagia bersama. Terima kasih untuk panitia, Pemerintah Desa Bulurejo, dan semua sound system yang sudah rela datang menghibur kami.”
🏁 PENUTUP: TRADISI YANG MENGIKAT HATI
Karnaval “Redes Blue” Desa Bulurejo bukan sekadar pesta tahunan. Ia adalah bukti hidup bahwa di tengah hiruk-pikuk kehidupan masyarakat desa, gotong royong dan kebersamaan masih menjadi fondasi utama. Kehadiran Melala Audio, Rajawali Audio, BSS Audio Reborn, serta puluhan sound system lainnya menjadi perekat keakraban lintas desa dan lintas generasi.
Semoga semangat kebersamaan ini terus dijaga, dan sampai jumpa di Karnaval Desa Bulurejo tahun depan — yang lebih megah, lebih meriah, dan lebih membanggakan kita semua.
(RN)












Komentar