Bupati Solok Kawal Revitalisasi 800 Sekolah, Dorong Pemerataan Pendidikan Berkualitas

Redaksi

Minggu, 18 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN SOLOK, SUMATERA BARAT.LIPUTANKHUSUS.COM – Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menegaskan komitmennya mengawal percepatan program revitalisasi sekolah demi mendorong pemerataan pendidikan berkualitas dan menciptakan generasi emas masa depan. Program strategis yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi peluang besar bagi Kabupaten Solok untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, Sabtu (17/10/2026).

Bupati Jon Firman Pandu menilai revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang dalam mempersiapkan generasi muda yang cerdas, berkualitas, dan berdaya saing. Fasilitas pendidikan yang layak, aman, nyaman, serta didukung teknologi pembelajaran modern menjadi fondasi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Kabupaten Solok memperoleh program revitalisasi untuk 12 sekolah pada 2025, meliputi jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Sementara pada 2026, Kabupaten Solok mendapatkan alokasi program untuk 76 sekolah yang mencakup jenjang SD, SMP, dan sekolah menengah atas (SMA).

Dalam peninjauan realisasi program tersebut, Bupati menyampaikan bahwa terdapat sekitar 800 sekolah yang telah didaftarkan untuk mendapatkan program revitalisasi. Ia menargetkan agar usulan tersebut terus diperjuangkan dan dikawal selama masa kepemimpinannya sehingga semakin banyak sekolah di Kabupaten Solok memperoleh kesempatan meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan.

“Saya meminta seluruh guru dan siswa memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya. Kita jaga dan kita rawat fasilitas serta sarana yang telah dibangun agar manfaatnya berkelanjutan bagi generasi berikutnya,” tegas Jon Firman Pandu.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kemendikdasmen atas perhatian terhadap pembangunan pendidikan di Kabupaten Solok. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat harus dimanfaatkan secara optimal melalui koordinasi dan kerja nyata pemerintah daerah agar kebutuhan sekolah dapat diperjuangkan secara berkelanjutan.

Bupati juga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Solok beserta seluruh jajarannya bekerja lebih keras, memperkuat koordinasi, dan mengawal setiap usulan sesuai persyaratan yang ditetapkan kementerian.

Langkah tersebut penting agar program revitalisasi dapat menjangkau lebih banyak sekolah, terutama satuan pendidikan yang masih membutuhkan pembenahan fasilitas dasar.

“Saya menargetkan dalam periode kepemimpinan ini sebanyak 800 sekolah yang telah didaftarkan bisa terus kita perjuangkan untuk mendapatkan program revitalisasi. Saya minta Dinas Pendidikan Kabupaten Solok dan jajaran bekerja keras mengawal program ini sampai ke kementerian,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), Dr. Khairullah, menjelaskan bahwa program revitalisasi dilaksanakan secara nasional dengan mengutamakan perbaikan sarana dan prasarana pembelajaran. Pembenahan tersebut antara lain mencakup perbaikan atap yang bocor, fasilitas sanitasi dan toilet, kebersihan lantai, serta kebutuhan lain yang menunjang kenyamanan kegiatan belajar-mengajar.

Khairullah menegaskan bahwa anggaran revitalisasi yang dialokasikan untuk setiap sekolah harus memberikan manfaat nyata bagi peserta didik. Karena itu, pelaksanaan program perlu diarahkan pada peningkatan kualitas lingkungan belajar, kelayakan fasilitas, serta terciptanya proses pendidikan yang semakin baik dan modern.

Selain pembenahan fisik, pemerintah juga mendorong digitalisasi pembelajaran melalui penggunaan Papan Interaktif Digital (PID). Kehadiran teknologi tersebut diharapkan mendukung guru dalam menyampaikan materi secara lebih interaktif sekaligus membantu siswa mengikuti pembelajaran sesuai perkembangan teknologi.

Menurut Khairullah, revitalisasi sekolah dan digitalisasi merupakan langkah strategis untuk mempercepat modernisasi pendidikan di Indonesia. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendidik, peserta didik, dan masyarakat dibutuhkan agar fasilitas yang dibangun dapat dijaga serta dimanfaatkan secara maksimal.

Melalui program revitalisasi dan penguatan digitalisasi pembelajaran, Pemerintah Kabupaten Solok berharap pemerataan akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak semakin meningkat.

Upaya mengawal usulan 800 sekolah menjadi agenda penting yang perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi, pemenuhan persyaratan, dan pengawalan program secara berkelanjutan demi mewujudkan pendidikan berkualitas serta menyiapkan generasi emas Kabupaten Solok.( AM)

Berita Terkait

*TULANG BAWANG, LAMPUNG –* Dugaan skandal perizinan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Karya Inti Tani di Kabupaten Tulang Bawang
Ketua Golkar H.M. Arus Abdul Karim Peringati HUT ke-62, Golkar Sulteng Gelar Pasar Murah Serentak di 13 Kabupaten/Kota hingga Desember 2026
Safri: 96% IUP Nikel Sulteng di Zona Rawan Bencana, DPRD: Keselamatan Rakyat Harus Jadi Prioritas
Guenur Sumsel aUji Coba Teknologi Dry Ice,Upaya Mengurangi Kabut Asap
H MUSTARI DG MASE RESES DI KAMPUNG MANDAR LABAKKANG ASPIRASI RAKYAT HARUS DIKAWAL BUKAN SEKADAR DICATAT
Kapolresta Palu Pimpin Strong Point di Simpang Towua – Basuki Rahmat, Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas
PKB Resmikan Rumah Bebas Asap di Ponpes Dar El Hikmah Pekanbaru
Jalin Komunikasi dan Silaturahmi, Bupati Solok Sambangi Kemenag Kabupaten Solok.
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:08 WIB

*TULANG BAWANG, LAMPUNG –* Dugaan skandal perizinan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Karya Inti Tani di Kabupaten Tulang Bawang

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Ketua Golkar H.M. Arus Abdul Karim Peringati HUT ke-62, Golkar Sulteng Gelar Pasar Murah Serentak di 13 Kabupaten/Kota hingga Desember 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Safri: 96% IUP Nikel Sulteng di Zona Rawan Bencana, DPRD: Keselamatan Rakyat Harus Jadi Prioritas

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Guenur Sumsel aUji Coba Teknologi Dry Ice,Upaya Mengurangi Kabut Asap

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:55 WIB

H MUSTARI DG MASE RESES DI KAMPUNG MANDAR LABAKKANG ASPIRASI RAKYAT HARUS DIKAWAL BUKAN SEKADAR DICATAT

Berita Terbaru