Kabar terbaru Polisi akhirnya mengidentifikasi sosok jasad perempuan ditemukan tergeletak di area perkebunan kelapa sawit Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Senin (12/10/2026).

Senin, 12 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi akhirnya mengidentifikasi sosok jasad perempuan ditemukan tergeletak di area perkebunan kelapa sawit Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Senin (12/10/2026).

Korban diketahui bernama Yulia (38) warga Nipah Kuning, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji. Ia sebelumnya ditemukan dalam kondisi tergeletak hampir setengah teI4nj4ng di pinggir jalan area perkebunan sawit Blok 13.

“Ya, korban sudah berhasil diidentifikasi atas nama Yulia. Saat ini, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematiannya,” ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun dikonfirmasi.

1. Korban ditemukan saksi pelajar

Yuni menjelaskan, korban Yulia ditemukan oleh dua orang saksi pelajar saat melintasi kawasan perkebunan kelapa sawit Blok 13, Desa Gedung Boga sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, kedua saksi melihat sosok seseorang dalam posisi terkelungkup di pinggir jalan area perkebunan.

Atas penemuan tersebut, kedua saksi langsung menuju Desa Gedung Sri Mulyo untuk mencari warga sekaligus melaporkan ihwal penemuan tersebut.

“Laporan itu kemudian diteruskan kepada personel Polsek Way Serdang. Polisi bersama tim identifikasi dan dokkes Polres Mesuji langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP,” ungkap Yuni.

2. Polisi tak temukan tanda kekerasan

Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan dokter Rumah Sakit Begawe Caram Kabupaten Mesuji, Yuni melanjutkan, polisi menyebut belum ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Di lokasi kejadian, petugas juga hanya menemukan pakaian yang dikenakan korban berupa baju biru langit dan celana jeans biru, serta tidak ditemukan barang bukti lainnya di sekitar lokasi penemuan.

“Dari pemeriksaan luar tidak bekas kekerasan. Meski demikian, kami tetap membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani autopsi,” tegasnya.

3. Tunggu hasil autopsi

Yuni menambahkan, proses autopsi diperlukan untuk memastikan penyebab kematian korban Yulia. Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik.

Selain itu, polisi juga masih melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan terkait keberadaan korban sebelum ditemukan meninggal dunia di kawasan perkebunan tersebut.

“Untuk mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya korban, kami masih menunggu hasil autopsi dari dokter forensik,” imbuh kabid humas

Liputankhusus. Com

Berita Terkait

Lepas Ketua PN Liwa ke Pacitan, Bupati Lampung Barat Sebut Ini Bukan Perpisahan
Diduga Cacat Locus, PKS PT Karya Inti Tani di Tulang Bawang Disorot: Fisik di Panca Karsa Purna Jaya, Izin di Banjar Agung*
Wanita Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Mesuji, Polisi Tunggu Hasil Autopsi
Dana Sanitasi 75 Titik di Pajar Bulan Penuh Tanda Tanya, Warga Harus Tambah Biaya Sendiri
Konfirmasi Sebelum Berita Tayang, Irfan Fajri: Jangan Abaikan Etika dan Hak Pihak yang Diberitakan
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Kabar terbaru Polisi akhirnya mengidentifikasi sosok jasad perempuan ditemukan tergeletak di area perkebunan kelapa sawit Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Senin (12/10/2026).

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Diduga Cacat Locus, PKS PT Karya Inti Tani di Tulang Bawang Disorot: Fisik di Panca Karsa Purna Jaya, Izin di Banjar Agung*

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Wanita Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Mesuji, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Dana Sanitasi 75 Titik di Pajar Bulan Penuh Tanda Tanya, Warga Harus Tambah Biaya Sendiri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Konfirmasi Sebelum Berita Tayang, Irfan Fajri: Jangan Abaikan Etika dan Hak Pihak yang Diberitakan

Berita Terbaru