DiDalam rangka mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik dengan pihak lembaga pendidikan, awak media melaksanakan pertemuan bersama Kepala Sekolah SDN 021 Alfian, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, pada Kamis (22/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung santai di sebuah warung kopi (warkop) tersebut dihadiri Desmulyadi dan Jamrani dari media Liputan Khusus.com, serta Anton selaku Kepala Biro (Kabiro) KiblatRiau.com Riau. Dalam suasana penuh keakraban, mereka berbincang sambil menikmati kopi sekaligus bertukar pandangan mengenai dunia pendidikan, peran guru, perkembangan peserta didik, serta pentingnya dukungan semua pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Meski berlangsung secara sederhana, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang positif antara insan pers dan pihak sekolah. Pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga membutuhkan perhatian dan dukungan dari pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, masyarakat, serta berbagai pihak, termasuk media massa.
SDN 021 Alfian Membina 464 Orang Murid
Dalam perbincangan tersebut, Kepala Sekolah SDN 021 Alpian menyampaikan gambaran mengenai jumlah peserta didik dan tenaga pendidik yang berada di lingkungan sekolahnya.
Menurut Alfian, jumlah murid SDN 021 Alfian saat ini mencapai 464 orang. Untuk mendukung kegiatan pendidikan dan proses belajar mengajar, sekolah tersebut memiliki tenaga pendidik dengan status kepegawaian yang berbeda-beda.
“Jumlah murid di sekolah kami sebanyak 464 orang. Sementara itu, guru PNS berjumlah 9 orang, P3K sebanyak 20 orang, dan tenaga honorer sebanyak 10 orang,” ujar Alpian selaku Kepala Sekolah SDN 021 Alfian.
Berdasarkan keterangan tersebut, jumlah tenaga pendidik dan tenaga honorer yang disebutkan mencapai 39 orang, terdiri dari 9 orang PNS, 20 orang PPPK atau P3K, serta 10 orang tenaga honorer.
Dengan jumlah peserta didik mencapai ratusan orang, pengelolaan sekolah tentu membutuhkan koordinasi yang baik, pembagian tugas yang terarah, serta komitmen bersama dalam memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal.
Kepala sekolah memiliki peran penting dalam mengoordinasikan penyelenggaraan pendidikan, mulai dari pengelolaan kegiatan belajar mengajar, pembinaan tenaga pendidik, pengembangan kedisiplinan, hingga menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Sementara itu, guru merupakan ujung tombak dalam proses pendidikan. Selain menyampaikan materi pelajaran, guru juga berperan membimbing karakter, menanamkan nilai kedisiplinan, membangun rasa tanggung jawab, serta membantu murid mengembangkan potensi dan kemampuan mereka.
Tantangan Pendidikan Membutuhkan Perhatian Bersama
Dalam diskusi mengenai pendidikan, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah bagaimana memastikan seluruh peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang baik dan berkualitas.
Pendidikan dasar merupakan tahap penting dalam membangun kemampuan membaca, menulis, berhitung, berpikir kritis, serta membentuk karakter anak. Bekal tersebut menjadi dasar bagi murid untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Oleh karena itu, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyelesaian materi pelajaran, tetapi juga perlu memperhatikan pemahaman murid, perkembangan kemampuan individu, pembentukan karakter, serta suasana belajar yang mendorong anak untuk aktif dan percaya diri.
Di sisi lain, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan dukungan berbagai aspek, termasuk ketersediaan sarana dan prasarana, buku pembelajaran, lingkungan sekolah yang sehat, serta kesempatan bagi guru untuk terus meningkatkan kompetensi profesionalnya.
Kondisi setiap sekolah dapat berbeda sesuai kebutuhan dan lingkungan masing-masing. Karena itu, evaluasi secara berkala serta komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi kebutuhan pendidikan.
Dengan jumlah murid yang cukup besar, perencanaan kegiatan belajar mengajar, pengaturan rombongan belajar, serta pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik perlu dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku agar pelayanan pendidikan dapat berjalan secara efektif.
Peran Guru dalam Membentuk Generasi Penerus Bangsa
Guru tidak hanya bertanggung jawab terhadap pencapaian akademik murid, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak baik, mandiri, dan mampu menghadapi perkembangan zaman.
Di tengah perubahan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat, peserta didik perlu dibekali kemampuan untuk menggunakan teknologi secara bijak, memilah informasi, menghargai perbedaan, serta menjaga etika dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan karakter juga perlu diterapkan melalui kebiasaan sederhana di lingkungan sekolah, seperti menghormati guru, menghargai sesama teman, menjaga kebersihan, menaati tata tertib, serta membiasakan sikap jujur dan bertanggung jawab.
Upaya tersebut tentu membutuhkan kerja sama antara guru dan orang tua. Pendidikan yang baik akan lebih optimal apabila nilai-nilai positif yang ditanamkan di sekolah turut diperkuat dalam lingkungan keluarga.
Dengan demikian, sekolah bukan sekadar tempat memperoleh ilmu pengetahuan, melainkan juga ruang bagi anak untuk belajar bersosialisasi, membangun kepercayaan diri, mengembangkan bakat, dan mempersiapkan masa depan.
Pentingnya Sinergi Pemerintah, Sekolah, Orang Tua, dan Masyarakat
Kemajuan pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada kepala sekolah dan guru. Pemerintah memiliki peran dalam penyusunan kebijakan, penyediaan anggaran, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pemenuhan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan.
Orang tua juga mempunyai tanggung jawab untuk mendampingi anak belajar di rumah, memantau perkembangan pendidikan, serta menjalin komunikasi dengan pihak sekolah apabila terdapat kendala yang memengaruhi proses belajar.
Masyarakat dapat mengambil bagian dengan menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan, mendorong anak untuk tetap bersekolah, dan menumbuhkan kepedulian terhadap masa depan generasi muda.
Apabila seluruh unsur tersebut dapat bekerja sama secara baik, upaya peningkatan mutu pendidikan akan memiliki landasan yang lebih kuat.
Dalam konteks tersebut, komunikasi antara sekolah dan masyarakat menjadi hal yang penting agar kebutuhan pendidikan dapat diketahui dan dibahas secara terbuka, dengan tetap memperhatikan aturan, kewenangan, serta kepentingan terbaik bagi peserta didik.
Awak Media Turut Mendukung Kemajuan Pendidikan
Dalam pertemuan tersebut, kehadiran awak media juga menjadi bagian dari upaya menjalin hubungan komunikasi yang baik dengan lembaga pendidikan.
Desmulyadi dan Jamrani dari Liputan Khusus.com bersama Anton, Kabiro KiblatRiau.com Riau, memanfaatkan kesempatan silaturahmi tersebut untuk bertukar informasi mengenai dunia pendidikan dan pentingnya penyampaian informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Media massa memiliki fungsi penting dalam menyampaikan informasi, memberikan edukasi kepada publik, serta menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengetahui berbagai perkembangan di lingkungan sekitarnya.
Dalam pemberitaan pendidikan, insan pers diharapkan dapat mengedepankan prinsip jurnalistik, melakukan verifikasi terhadap informasi, menyajikan berita secara berimbang, serta memberikan ruang bagi pihak terkait untuk menyampaikan keterangan.
Pemberitaan mengenai pendidikan juga perlu memperhatikan kepentingan anak, menjaga privasi peserta didik, dan menghindari penyampaian informasi yang belum terverifikasi.
Melalui pemberitaan yang profesional dan bertanggung jawab, media dapat membantu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pendidikan sekaligus mendorong dialog yang konstruktif mengenai kebutuhan dan perkembangan sekolah.
Ngopi Bersama, Mempererat Silaturahmi dan Membangun Komunikasi
Pertemuan di warung kopi tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Secangkir kopi menjadi pelengkap obrolan, sementara pertukaran informasi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan baik antara awak media dan pihak sekolah.
Silaturahmi seperti ini menunjukkan bahwa komunikasi dapat dibangun melalui berbagai kesempatan, termasuk pertemuan sederhana di luar lingkungan sekolah. Hal yang terpenting adalah menjaga sikap saling menghormati, keterbukaan, dan komitmen untuk membangun hubungan yang positif.
Diharapkan, hubungan baik antara insan pers dan pihak sekolah dapat terus terpelihara, sehingga informasi mengenai perkembangan pendidikan di Kecamatan Kateman dapat tersampaikan secara akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pada akhirnya, kemajuan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Setiap pihak memiliki peran sesuai kapasitasnya, baik dalam mendidik, membimbing, menyediakan dukungan, maupun menyampaikan informasi yang mendorong kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa.
Silaturahmi terjalin, komunikasi terbangun, pendidikan menjadi perhatian bersama.
Awak Media yang Hadir:
Desmulyadi — Liputan Khusus.com
Jamrani — Liputan Khusus.com
Anton — Kepala Biro KiblatRiau.com Riau
Lokasi: Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.
Tanggal: Kamis, 22 Oktober 2026.
Perketat lead dan ringkas pengulangan
Bedakan fakta wawancara dan opini umum
Sesuaikan gaya menjadi berita jurnalistik
Pewarta :Redaksi











Komentar