Pemalang, Liputankhusus.com — Suasana pekerjaan pembangunan rumah di Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, berubah menjadi kepanikan setelah tebing tanah di lokasi galian longsor dan menimbun dua pekerja, Selasa (6/10/2026).
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di wilayah RT 04/RW 02, Dusun Klesem, Desa Tlagasana. Dua pekerja, masing-masing berinisial T (39) dan AM (43), meninggal dunia setelah tertimbun material tanah saat mengerjakan galian calon pondasi rumah.
Berdasarkan laporan sementara dari Kasi Trantibum Kecamatan Watukumpul, kejadian bermula ketika lima orang pekerja mulai melanjutkan pekerjaan penggalian calon pondasi.
Pekerjaan tersebut merupakan lanjutan dari proses penggalian yang telah dilakukan pada Senin sebelumnya.
Saat kejadian, korban T dan AM diketahui berada bersebelahan di dalam area galian. Kondisi galian memiliki tinggi tebing sekitar 1,5 meter dengan kedalaman mencapai kurang lebih 4 meter.
Tanpa diduga, material tanah dari sisi tebing longsor dan menimbun kedua pekerja yang berada di dalam galian.
Salah seorang pekerja, Nurhadi (36), mengaku tidak mengetahui secara persis detik-detik terjadinya longsor lantaran dirinya sedang fokus mengerjakan pekerjaan di lokasi.
“Kejadiannya begitu cepat. Saya sedang fokus kerja, jadi nggak tahu persisnya seperti bagaimana, Mas,” tutur Nurhadi.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak terkait untuk dilakukan penanganan dan evakuasi terhadap kedua korban.
Insiden ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko pekerjaan penggalian tanah, terlebih pada area dengan tebing galian yang cukup dalam.
Kondisi struktur tanah dan kestabilan dinding galian menjadi faktor penting yang harus diperhatikan sebelum pekerjaan dilanjutkan.
Hingga berita ini disusun, penanganan dan pendataan terkait peristiwa tersebut masih dilakukan oleh pihak terkait.













Komentar