Kabupaten Solok, LiputanKhusus.Com — Memantau langsung perjuangan para kader hebat madrasah di arena Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, H. Dedi Wandra, S.Ag., MA, turun langsung meninjau pelaksanaan kompetisi, Senin (5/10/2026).
H. Dedi Wandra didampingi Kasi Pendidikan Madrasah, Lizi Virma Surianti, M.Si., melakukan pemantauan di Laboratorium Komputer MAN 1 Plus Keterampilan Solok yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan OMI Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Pada hari pertama pelaksanaan, para peserta mengikuti kompetisi melalui sistem Computer Based Test (CBT) yang berlangsung dalam tiga sesi, yakni sesi 1, sesi 2 dan sesi 3.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan Kemenag Kabupaten Solok turut didampingi Kepala MAN 1 Plus Keterampilan Solok, Febrita, S.Pd., M.Pd.I. Kehadiran jajaran Kemenag sekaligus memastikan pelaksanaan kompetisi berjalan tertib dan lancar.
H. Dedi Wandra melihat langsung kesiapan sarana dan prasarana, sekaligus menyempatkan diri memberikan motivasi kepada para peserta yang tengah berjuang mengerjakan soal-soal OMI.
Menurutnya, peserta yang tampil pada tingkat provinsi merupakan duta terbaik yang membawa nama Kabupaten Solok. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu mengikuti kompetisi dengan penuh konsentrasi, percaya diri dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kita berharap para duta Kabupaten Solok dapat memberikan hasil terbaik. Ikuti kompetisi dengan sungguh-sungguh, tetap percaya diri dan tunjukkan kemampuan yang telah dipersiapkan,” pesan H. Dedi Wandra.
Ia menegaskan bahwa OMI tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta untuk menambah pengalaman, mengasah kemampuan serta membangun mental kompetitif di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Lizi Virma Surianti, M.Si., menyampaikan dukungan dan pendampingan akan terus diberikan kepada para peserta selama mengikuti seluruh rangkaian OMI Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.
Pelaksanaan OMI diharapkan mampu melahirkan generasi madrasah yang unggul, berprestasi dan memiliki daya saing. Para peserta juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa madrasah lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi.
Dengan semangat dan dukungan dari berbagai pihak, para duta madrasah Kabupaten Solok diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi daerah dan madrasah.
( Yef)











Komentar