DUGAAN PUNGLI PARKIR RESAHKAN MASYARAKAT SAAT ACARA PIALA BUPATI HARI JADI KABUPATEN TANGERANG ke-394

Sandy Purwanto

Sabtu, 17 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankhusus.com, TANGERANG, 17 OKTOBER 2026 – Di tengah kemeriahan peringatan Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-394 yang jatuh pada tanggal 13 Oktober 2026, kemeriahan ajang perlombaan sepeda motor Piala Bupati Kabupaten Tangerang yang digelar pada Sabtu, 17 Oktober 2026, justru tercederai oleh keluhan masyarakat terkait dugaan pungutan parkir liar.

Sejumlah pengunjung yang hendak menyaksikan gelaran balap motor tersebut mengaku terkejut ketika dimintai biaya parkir sepeda motor dengan tarif fantastis sebesar Rp50.000 per kendaraan.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, salah seorang oknum petugas/pria di lokasi menjelaskan bahwa tarif Rp50.000 tersebut dikenakan untuk akses masuk/parkir selama dua hari penyelenggaraan acara. Kendati demikian, tidak sedikit warga yang mempertanyakan legalitas dan dasar penetapan Tarif parkir yang dinilai sangat mencekik tersebut, terlebih lokasi ajang balap memanfaatkan area/akses jalan umum.

Masyarakat berharap pihak Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang segera turun tangan menindak tegas oknum-oknum yang memanfaatkan momen peringatan Hari Jadi Kabupaten Tangerang untuk melakukan pungutan liar demi keuntungan pribadi.

KELUHAN DAN KELUH KESAH MASYARAKAT

Berikut adalah poin-poin utama keluhan masyarakat terkait tarif parkir liar tersebut:

Tarif Tidak Masuk Akal dan Sangat Mahal:

Masyarakat sangat keberatan dengan tarif parkir sebesar Rp50.000 per sepeda motor. Untuk ukuran ajang hiburan rakyat atau peringatan hari jadi daerah, angka tersebut dinilai luar biasa mahal dan menindas pengunjung.

Sistem Paket 2 Hari yang Dipaksakan:

Pengunjung mengeluhkan aturan bahwa tarif Rp50.000 berlaku untuk 2 hari. Banyak warga yang hanya berniat datang atau menonton selama beberapa jam pada hari itu saja, namun tetap dipaksa membayar tarif penuh untuk dua hari.

Memanfaatkan Fasilitas atau Jalan Umum:

Warga menyesalkan tindakan oknum yang menjadikan jalan umum sebagai lahan komersial dan ajang penarikan uang dari masyarakat.

“Padahal acara peringatan ulang tahun daerah, jalanan umum malah dimanfaatkan oknum buat cari duit,” keluh seorang warga.

Merusak Citra Acara Peringatan HUT Kabupaten Tangerang:

Acara yang seharusnya menjadi pesta rakyat bagi warga Kabupaten Tangerang justru ternoda oleh praktik perparkiran liar yang merugikan pengunjung. Merekapun mendesak Panitia dan Aparat Keamanan untuk segera menertibkan oknum-oknum yang terlibat.

Sampai berita ini diterbitkan, Bupati Kabupaten Tangerang Maesyal Rasyid OGAH memberikan klarifikasi nya kepada Media

 

 

 

Laporan: Sandy Purwanto 

Berita Terkait

Aktivitas PETI Marak Lagi di Sungai Bawang, menggunakan Alat Excavator Sany, Pemuda LIRA Pertanyakan Komitmen Kapolres Kuansing.
Membedah Arsitektur Kebijakan Dedi Mulyadi: Reformasi Tata Kelola Dana BOS dan Pendidikan Gratis Jawa Barat
Diduga Galian C Tanpa Izin Beroperasi Di Bukit Meranti Inhu, Puluhan Mobil Angkut Tanah Urug Indragiri Hulu
DPW LSM GEBERAK SULSEL POLISI BERSAMA MASYARAKAT TAGLINE YANG HARUS JELAS DAN KONSISTEN JANGAN SEBATAS SLOGAN SEMATA
Keren, TK Darur Rohmah Dharma Tanjung Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Raih 3 Kejuaraan di Ajang Lomba Mewarnai
Sukses, Pelantikan DPC dan DPAC Sampang di Hadiri Ketum MADAS Serumpun H. Moh Toha SH MH
Dua Tahun Pasca Pergerakan Tanah di Lembursawah Sukabumi: Penyintas Masih Dibayangi Ketidakpastian
Sosialisasi Perda No. 6 Tahun 2014 Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau
Berita ini 115 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Aktivitas PETI Marak Lagi di Sungai Bawang, menggunakan Alat Excavator Sany, Pemuda LIRA Pertanyakan Komitmen Kapolres Kuansing.

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Membedah Arsitektur Kebijakan Dedi Mulyadi: Reformasi Tata Kelola Dana BOS dan Pendidikan Gratis Jawa Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Diduga Galian C Tanpa Izin Beroperasi Di Bukit Meranti Inhu, Puluhan Mobil Angkut Tanah Urug Indragiri Hulu

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Keren, TK Darur Rohmah Dharma Tanjung Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Raih 3 Kejuaraan di Ajang Lomba Mewarnai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Sukses, Pelantikan DPC dan DPAC Sampang di Hadiri Ketum MADAS Serumpun H. Moh Toha SH MH

Berita Terbaru