Borgol di Bayang-Bayang Revitalisasi SD N 3 Way Tenong Diduga Pakai Baja Ringan Omeco Tipis, Pengamat Diintimidasi

Irfan fajri

Senin, 19 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Way Tenong, Lampung Barat, Liputankhusus.com – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang digadang sebagai upaya penyelamatan gedung sekolah dari ambruk — justru menyimpan borgol di bayang-bayangnya. Di SD N 3 Wai Tenong, Kecamatan Way Tenong, Lampung Barat, tim investigasi lapangan menemukan dugaan penyimpangan material baja ringan yang berpotensi membahayakan siswa.

Hasil kaji lapangan Tim Hardolin pada Oktober 2026 menemukan fakta mencolok. Di atas plafon, terpasang rangka atap baja ringan kanal C bertuliskan *OMECO 7575 SILVER dan OMECO 30* dengan ketebalan hanya sekitar 0,30mm — polos — tanpa label SNI, tanpa kode G550, tanpa AZ100.

Padahal, sesuai Juknis Revitalisasi Kemendikbud 2024, wajib menggunakan baja ringan *SNI 0.75mm G550 AZ100* — tebal, kuat menahan beban angin, dan anti karat 20 tahun.

*MODUS PAJANGAN — SNI UNTUK FOTO, OMECO UNTUK PASANG*

Yang lebih mencengangkan, di luar lokasi proyek ditemukan tumpukan baja ringan *SNI 0.75* yang masih baru di atas palet kayu. Material itu diduga hanya sebagai pajangan untuk dokumentasi laporan P2SP.

“Terpasang OMECO tipis 0.30mm — yang difoto untuk laporan SNI 0.75. Ini seperti kasus besi 10 banci versus 10 full. SNI-nya untuk foto, yang dipasang yang banci,” ujar Hardolin, Ketua Tim Investigasi, kepada media ini.

Dari hitungan tim, selisih harga satu ruang kelas mencapai Rp 2,2 juta. Jika 4 ruang, potensi kerugian negara dari komponen atap saja ditaksir Rp 9,6 juta. Belum termasuk risiko konstruksi — rangka tipis 0.30mm hanya kuat 90kg, sementara standar SNI kuat 250kg — rawan ambruk saat angin kencang.

*DIINTIMIDASI SETELAH UNGKAP TEMUAN*

Setelah temuan itu didokumentasikan, tim investigasi mengaku mendapat telepon intimidasi.

Pada kemarin pukul 14.13 WIB, nomor tak dikenal *+62 813-6734-0282* menelepon selama 2 menit 21 detik dengan kalimat: *”Bang tolong jangan diganggu itu punya saya.”*

“Ini jelas upaya menghalangi pengawasan. Begitu kita bongkar OMECO tipis, langsung ada yang mengaku punya proyek dan minta jangan diganggu,” kata Hardolin.

Panggilan itu kini telah diamankan sebagai barang bukti tambahan dan akan dilampirkan dalam laporan resmi ke Kejaksaan Negeri Lampung Barat dan Inspektorat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek SD N 3 Wai Tenong belum dapat dikonfirmasi.

*Tim menegaskan, revitalisasi bukan untuk memperkaya oknum, tapi untuk keselamatan anak sekolah. Jika baja ringan tipis tetap dibiarkan, borgol seharusnya sudah menunggu di balik atap spandek silver itu ” ungkap (Hardolin)

(*) Simak edisi mendatang…

Berita Terkait

Membedah Arsitektur Kebijakan Dedi Mulyadi: Reformasi Tata Kelola Dana BOS dan Pendidikan Gratis Jawa Barat
Keren, TK Darur Rohmah Dharma Tanjung Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Raih 3 Kejuaraan di Ajang Lomba Mewarnai
Dugaan Asal-Asalan, Proyek Revitalisasi SD Negeri 3 Sukaraja Rp 1.322.530.791 Disorot Pakai Material Non-SNI dan Abaikan K3
Murid SDN 011 Air Tawar Inhil Terpaksa Belajar di Teras Beralas Paranet, Sekolah Nyaris Roboh
Duga’an Pemangkasan Dana PIP di MTS/MA YAPSI Kecamatan Sumber Jaya
Pelaksanaan BIAS dan PKG di MIN 2 Tangerang Berlangsung Tertib dan Diwarnai Momen Menggemaskan
Diduga Demi Revitalisasi, KB Ramadhan Sri Menanti Himpunan Swadaya Rp. 450 Ribu, Tanah Disebut Seharga Rp140 Juta
Revitalisasi SDN 1 Liwa Dipertanyakan, Warga Soroti Pelibatan Masyarakat
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Membedah Arsitektur Kebijakan Dedi Mulyadi: Reformasi Tata Kelola Dana BOS dan Pendidikan Gratis Jawa Barat

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Borgol di Bayang-Bayang Revitalisasi SD N 3 Way Tenong Diduga Pakai Baja Ringan Omeco Tipis, Pengamat Diintimidasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Keren, TK Darur Rohmah Dharma Tanjung Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Raih 3 Kejuaraan di Ajang Lomba Mewarnai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Dugaan Asal-Asalan, Proyek Revitalisasi SD Negeri 3 Sukaraja Rp 1.322.530.791 Disorot Pakai Material Non-SNI dan Abaikan K3

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Murid SDN 011 Air Tawar Inhil Terpaksa Belajar di Teras Beralas Paranet, Sekolah Nyaris Roboh

Berita Terbaru