Pembacokan Brutal di 16 Ulu, Ketua RT dan RW Jadi Korban,oleh orang tak di kenal.
Tiga orang warga menjadi korban pembacokan brutal yang diduga terkait sengketa tanah di Jalan Pertahanan Ujung, RT 73, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang.
Peristiwa itu terjadi pada Senin 2 November 2026 pagi, sekitar kurang lebih pukul 09.00 WIB. Akibat peristiwa itu, tiga korban mengalami luka bacok akibat sabetan senjata tajam, masing-masing di bagian dada,perut dan kaki. Untuk ketiga, saat ini tengah menjalani perawatan di RS Hermina dan RS Muhammadiyah Palembang.
Diketahui masing-masing ketiga korban yakni Alhadi (ketua RT), Hafis (ketua RW), dan Odon.
Titis Rachmawati, kuasa hukum dari dua korban Alhadi dan Hafis, mengatakan aksi pengeroyokan dan pembacokan dilakukan secara berutal dan sadis oleh sekelompok orang saat kegiatan pengukuran lahan tanah yang sedang dalam proses sengketa di jalan Pertahanan Ujung.
“Selain menganiya korban, pelaku juga melakukan pengrusakan rumah, kendaraan bermotor, hingga mobil milik keluarga korban yang diketahui merupakan pengurus RT dan RW di lokasi objek sengketa,” ucap Titis, saat membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang.
Menurut keterangan keluarga, lanjut Titis, sehari sebelum kejadian, pihak terlapor bernama Ratna Juwita, sempat mendatangi Polsek SU II dengan alasan akan melakukan pengukuran tanah di lokasi tersebut.
“Saya juga sempat telepon Pak Kapolsek, saya bilang jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan. Tapi hari ini mereka datang tanpa pemberitahuan langsung melakukan pembaco
kan,” ungkapnya. (DN)











Komentar