Ambon (Maluku), LiputanKhusus.com – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salahutu, Muchsin Tawainella, S.E., menghadiri rapat koordinasi lintas sektor bersama Polsek Salahutu, Raja Negeri Tulehu, serta perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Balai Rapat Negeri Tulehu tersebut membahas langkah strategis pemberantasan penyalahgunaan narkoba dan penanganan berbagai bentuk kekerasan yang terjadi di Negeri Tulehu. Rapat koordinasi ini diinisiasi oleh Relawan Barakollah Negeri Tulehu sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi keamanan dan kehidupan sosial masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut menjadi wadah komunikasi, konsolidasi, dan penyatuan komitmen antarlembaga dalam menghadapi persoalan narkoba dan kekerasan yang berpotensi mengancam keamanan, ketertiban, serta masa depan generasi muda. Melalui pertemuan ini, seluruh pihak diharapkan dapat membangun kesamaan persepsi sekaligus merumuskan langkah konkret dan berkelanjutan guna menciptakan situasi Negeri Tulehu yang aman, damai, dan kondusif, Kamis (5/11/2026).
Dalam keterangannya kepada wartawan LiputanKhusus.com, Kepala KUA Kecamatan Salahutu menegaskan bahwa pemberantasan narkoba dan pencegahan kekerasan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, pendekatan keagamaan, pembinaan moral, serta penguatan nilai-nilai spiritual harus menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat, terutama kalangan generasi muda, agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun berbagai tindakan yang bertentangan dengan norma agama dan hukum.
Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen sosial dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Sebab, upaya membangun masyarakat yang aman dan harmonis harus dimulai dari lingkungan keluarga serta pendidikan karakter sejak dini.
Lebih lanjut, Kepala KUA menyampaikan bahwa KUA Kecamatan Salahutu siap mengambil bagian dalam mendukung upaya pencegahan melalui kegiatan edukasi, penyuluhan keagamaan, pembinaan moral, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama. Langkah tersebut merupakan bagian dari kontribusi nyata KUA dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, toleran, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi dan kerja sama yang kuat serta berkelanjutan antara Polsek Salahutu, Pemerintah Negeri Tulehu, Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah, KUA Kecamatan Salahutu, Relawan Barakollah, dan seluruh elemen masyarakat. Komitmen bersama tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas pertemuan dan pernyataan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata, pengawasan bersama, edukasi, serta langkah-langkah pencegahan yang berkesinambungan.
Sudah saatnya kepedulian diwujudkan dalam tindakan, persatuan dibuktikan melalui kerja nyata, dan komitmen dijadikan kekuatan bersama. Narkoba bukan masa depan, kekerasan bukan solusi, dan perpecahan bukan jalan keluar. Negeri Tulehu membutuhkan kebersamaan untuk menjaga kedamaian, melindungi generasi muda, serta membangun masa depan yang lebih baik. Karena Tulehu yang aman, damai, dan bermartabat bukan sekadar harapan, melainkan tanggung jawab bersama yang harus diperjuangkan.












Komentar