Dinkes Kabupaten Solok Gelar Rakor P2P, Fokus Sinkronisasi Program Lintas Sektor

Admin

Senin, 2 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadinkes Kabupaten Solok Rosmadely memaparkan capaian SPM HIV dalam Rakor P2P di Daima Moosa Glamping Park (Foto: Ist/LK)

Kadinkes Kabupaten Solok Rosmadely memaparkan capaian SPM HIV dalam Rakor P2P di Daima Moosa Glamping Park (Foto: Ist/LK)

Kabupaten Solok (SUMBAR), LK — Rakor P2P Kabupaten Solok berlangsung di Daima Moosa Glamping Park. Dinas Kesehatan Kabupaten Solok menggelar Rakor P2P Kabupaten Solok pada 2–3 November 2026 untuk memperkuat pencegahan penyakit.

Kegiatan ini mulai pukul 08.00 WIB dan menjadi momentum memperkuat koordinasi. Selain itu, kegiatan ini menyatukan langkah berbagai instansi dalam mendukung program pencegahan dan pengendalian penyakit di Kabupaten Solok.

Rakor P2P Kabupaten Solok Tekankan Sinergi Lintas Sektor

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Rosmadely, SKM., M.Biomed. menegaskan persoalan kesehatan masyarakat tidak bisa berjalan hanya dengan sektor kesehatan. Menurutnya, semua pemangku kepentingan harus berkomitmen dan terlibat agar upaya pencegahan berjalan efektif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Rosmadely pimpin Rakor P2P di Daima Moosa Glamping Park
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Rosmadely saat memimpin Rakor P2P di Daima Moosa Glamping Park (Foto: Ist/LK)

Melalui rapat koordinasi ini, kita ingin memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta menyinkronkan program pencegahan dan pengendalian penyakit. Setiap sektor memiliki peran strategis yang harus berjalan bersama demi melindungi kesehatan masyarakat, ungkap Rosmadely.

Rosmadely juga menilai koordinasi lintas sektor harus berjalan berkelanjutan. Oleh karena itu, komunikasi dan kerja sama yang baik membantu memastikan setiap program berjalan terarah dan saling mendukung.

Dorong Langkah Nyata Bukan Sekadar Formalitas

Rosmadely berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda pertemuan formal. Kegiatan ini harus mampu memperkuat komitmen peserta untuk mengambil langkah nyata sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Harapan kita, hasil koordinasi ini berlanjut melalui langkah konkret di lapangan. Pencegahan harus berjalan sedini mungkin, sementara pengendalian penyakit membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dengan sinergi yang kuat, upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Solok berjalan lebih optimal, tambah Rosmadely.

Libatkan 87 Peserta Lintas Sektor

Peserta Rakor P2P Dinkes Kabupaten Solok ikuti koordinasi lintas sektor di Daima Moosa Glamping Park
Peserta Rakor P2P Dinkes Kabupaten Solok mengikuti koordinasi lintas sektor di Daima Moosa Glamping Park (Foto: Ist/LK)

Panitia mencatat 87 peserta dari berbagai instansi dan lembaga mengikuti rapat koordinasi ini. Sebanyak 54 peserta berasal dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas, serta perwakilan RSUD Arosuka, Laboratorium Kesehatan Daerah, dan Instalasi Farmasi Kabupaten.

Selain itu, panitia juga mengundang unsur pendidikan. Panitia mengundang Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, 18 kepala SMP, serta sejumlah kepala SMA, madrasah, dan pimpinan pesantren di Kabupaten Solok.

Tidak hanya itu, panitia juga mengundang unsur lembaga pemasyarakatan dan sosial. Panitia juga mengundang Kepala Lapas Kelas IIIA Alahan Panjang serta Kepala Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Andam Dewi.

Pentingnya Pendekatan Lintas Sektor

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya pendekatan lintas sektor dalam mendukung program P2P. Karena itu, lingkungan pendidikan, pelayanan kesehatan, lembaga sosial, dan pemasyarakatan memiliki peran masing-masing dalam membangun kesadaran serta mendukung upaya perlindungan kesehatan masyarakat.

Rapat koordinasi selama dua hari ini memperkuat kesamaan persepsi. Selain itu, kegiatan ini juga menyelaraskan program dan membangun kerja sama yang lebih terarah dalam pelaksanaan pencegahan dan pengendalian penyakit di Kabupaten Solok.

Baca juga: Bupati Eka Putra Sambut Kapolda Sumbar, Bahas Sinergi Keamanan Daerah

(AM)

Berita Terkait

Bupati Eka Putra Tekankan Tungku Tigo Sajarangan Saat Dampingi Kapolda Sumbar di Polres Tanah Datar
Kapolsek Luhak Turun Tangan, Kisruh Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai
Dugaan Keracunan Massal di Pesta Pernikahan, Korban Dilarikan ke 3 Rumah Sakit 1 diantaranya Balita
Patroli KRYD, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Aksi Geng Motor
Gerakan Peduli Bang YD Salurkan Bantuan Sembako kepada Ama Gameli Telaumbanua di Desa Saewe
Kakan Kemenag Kota Solok Ingatkan ASN Disiplin Laporan SIPERJA Saat Apel Pagi
Menakar Wacana Tinggal Kelas Di Kota Serambi Mekkah, Harapan Mutu Atau Stigma Baru?
Kapolda Sumbar Shalat Subuh di Masjid Mustaqim Tanah Datar Bersama Bupati Eka Putra
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 16:32 WIB

Bupati Eka Putra Tekankan Tungku Tigo Sajarangan Saat Dampingi Kapolda Sumbar di Polres Tanah Datar

Senin, 2 November 2026 - 16:01 WIB

Kapolsek Luhak Turun Tangan, Kisruh Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai

Senin, 2 November 2026 - 15:23 WIB

Dugaan Keracunan Massal di Pesta Pernikahan, Korban Dilarikan ke 3 Rumah Sakit 1 diantaranya Balita

Senin, 2 November 2026 - 13:39 WIB

Gerakan Peduli Bang YD Salurkan Bantuan Sembako kepada Ama Gameli Telaumbanua di Desa Saewe

Senin, 2 November 2026 - 13:29 WIB

Kakan Kemenag Kota Solok Ingatkan ASN Disiplin Laporan SIPERJA Saat Apel Pagi

Berita Terbaru