VIRAL DUGAAN JUDI MEJA IKAN-IKAN DI MANDAU, KINERJA KAPOLRES KAMPAR DIPERTANYAKAN: RAZIA TAK MEMBUAHKAN HASIL? KAMPAR

Senin, 2 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR- Penanganan dugaan praktik perjudian gelanggang permainan (gelper) atau meja ikan-ikan di wilayah Mandau Tapung Hulu kembali menjadi sorotan publik,nama arfan sianturi dan Parus dorisman ambarita seolah kebal hukum atau ada oknum yang pasang badan di belakang mereka.

Setelah sebelumnya sempat viral di sejumlah media online, kini masyarakat mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindak dugaan aktivitas perjudian tersebut.

Berdasarkan informasi dan laporan yang disampaikan masyarakat kepada awak media, dugaan aktivitas meja ikan-ikan disebut masih berlangsung di sejumlah titik di wilayah Mandau 38, tepatnya di Loket Almaz, serta di kawasan Mandau Simpang Prabola lebih tepat nya di warung Tuak Nainggolan.berdasarkan bukti dokumentasi foto menggunakan aplikasi yang menapilkan waktu (timemark).Sabtu (31/10/2026) pukul 20.00 WIB.

Selain itu, masyarakat juga menyebutkan adanya lima titik lainnya yang diduga menjadi lokasi aktivitas serupa.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Mengapa dugaan aktivitas perjudian tersebut masih menjadi perbincangan, sementara penanganan dan pengawasan aparat kepolisian dinilai belum memberikan kepastian?

Razia Dilakukan, Aktivitas Diduga Kembali Berjalan
Sebelumnya, beberapa minggu lalu, dugaan aktivitas gelper di wilayah Tapung Hulu juga sempat menjadi perhatian dan viral di media online.

Saat itu, masyarakat memberikan apresiasi setelah viral terhadap respons pihak kepolisian yang segera memberikan klarifikasi dengan menyampaikan bahwa petugas tidak menemukan meja ikan-ikan ketika melakukan pengecekan di lapangan.

Namun, berdasarkan keterangan sejumlah sumber masyarakat yang diterima awak media, aktivitas yang diduga sebagai perjudian tersebut disebut kembali berlangsung sehari setelah razia dilakukan dan dikabarkan masih beroperasi hingga sekarang.

Ketika awak media cek ke lokasi titik yang sempat viral tersebut benar buka setelah sehari Razia, tentu menjadi persoalan serius yang perlu mendapatkan perhatian dan evaluasi dari pimpinan kepolisian.

Masyarakat mempertanyakan efektivitas kegiatan razia yang dilakukan. Jangan sampai penindakan hanya bersifat sementara, sementara dugaan aktivitas perjudian kembali berjalan setelah petugas meninggalkan lokasi.

Dugaan Keterlibatan Oknum Harus Diusut, Bukan Dibiarkan Menjadi Spekulasi
Situasi tersebut juga memunculkan dugaan dan kecurigaan di tengah masyarakat mengenai kemungkinan adanya pihak-pihak yang melindungi aktivitas perjudian tersebut.
Bahkan, sebagian masyarakat mempertanyakan apakah terdapat oknum yang diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas tersebut sehingga penanganannya dinilai belum maksimal.

Meski demikian, dugaan mengenai keterlibatan oknum kepolisian belum dapat dipastikan dan harus dibuktikan melalui pemeriksaan serta penyelidikan oleh institusi yang berwenang.

Aparat kepolisian diharapkan tidak menganggap remeh keresahan masyarakat. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, objektif, dan tanpa pandang bulu.

Kapolres Kampar Belum Memberikan Tanggapan
Untuk mendapatkan keberimbangan pemberitaan, awak media telah berupaya menghubungi Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K., melalui pesan WhatsApp guna meminta klarifikasi terkait dugaan aktivitas gelper tersebut, termasuk penanganan dan hasil razia di wilayah Tapung Hulu.

Namun, hingga berita ini disusun, awak media belum menerima tanggapan atas pesan konfirmasi yang dikirimkan.

Tidak adanya tanggapan tersebut membuat masyarakat berharap Kapolres Kampar dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak berkembang berbagai spekulasi di tengah publik.

Masyarakat Minta Kapolda Riau Turun Tangan
Masyarakat meminta Kapolda Riau memberikan perhatian serius terhadap persoalan dugaan perjudian meja ikan-ikan di wilayah hukum Polres Kampar.

Apabila penanganan di tingkat Polres Kampar dinilai belum maksimal, masyarakat berharap Kapolda Riau melakukan evaluasi dan mengambil langkah sesuai kewenangannya.
Masyarakat juga meminta agar seluruh lokasi yang dilaporkan diperiksa secara menyeluruh, bukan hanya melakukan razia formalitas tanpa tindak lanjut yang jelas.
“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum. Jika memang ada aktivitas perjudian, silakan ditindak sesuai aturan. Jika tidak ditemukan, sampaikan hasil pemeriksaan secara transparan kepada masyarakat,” demikian harapan masyarakat yang disampaikan kepada awak media.

Berita Terkait

Kapolsek Luhak Turun Tangan, Kisruh Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai
Lewat Program Polidik, Kapolsek Gunung Megang Gaungkan Pesan Anti-Narkoba dan Anti Bulyying
Tambang Ilegal Kembali Marak di Desa Janja, Rusak Sungai Salungan dan Ancam Sawah Desa Sibea, Warga Desak APH Bertindak Tegas
KEBAKARAN TUMPUKAN SAMPAH DI DESA SALAM JAYA PABURAN SUBANG BERKOBAR HAMPIR SEMINGGU API BELUM TERPADAM KAN SEPENUNYA
KEBAKARAN MELANDAN WARUNG KOPI HASYIM DI MEDAN AMPLAS OENYEBAB MASIH DISELIDIKI
KEBAKARAN BESAR DI TITIPAPAN MEDAN DELI LIMA RUMAH HANGUS TERBAKAR DAN DUA WARGA LUKA BAKAR
MUSAWARAH BESAR PAGUYUBAN BESAR PUJAKATARUP NASIONANAL DIGELAR HARI INI
Milad ke-7 Yayasan Forsilista Pekanbaru, Hadirkan 600 Peserta dari 58 Majelis Taklim dengan Semangat Bergerak Bersama Raih Keberkahan
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 16:01 WIB

Kapolsek Luhak Turun Tangan, Kisruh Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai

Senin, 2 November 2026 - 13:27 WIB

VIRAL DUGAAN JUDI MEJA IKAN-IKAN DI MANDAU, KINERJA KAPOLRES KAMPAR DIPERTANYAKAN: RAZIA TAK MEMBUAHKAN HASIL? KAMPAR

Senin, 2 November 2026 - 08:53 WIB

Lewat Program Polidik, Kapolsek Gunung Megang Gaungkan Pesan Anti-Narkoba dan Anti Bulyying

Senin, 2 November 2026 - 06:39 WIB

Tambang Ilegal Kembali Marak di Desa Janja, Rusak Sungai Salungan dan Ancam Sawah Desa Sibea, Warga Desak APH Bertindak Tegas

Minggu, 1 November 2026 - 23:46 WIB

KEBAKARAN TUMPUKAN SAMPAH DI DESA SALAM JAYA PABURAN SUBANG BERKOBAR HAMPIR SEMINGGU API BELUM TERPADAM KAN SEPENUNYA

Berita Terbaru