KAI Matangkan Reaktivasi Rel 248,5 Km Sumbar dan Buka Shelter Baru Kampung Jua per Desember 2026

Muhakim

Jumat, 6 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi transformasi perkeretaapian Sumatera Barat dengan reaktivasi jalur 248,5 Km dan Shelter baru Kampung Jua yang beroperasi per Gapeka 1 Desember 2026, Kamis,(6/11/2026) (Foto: Ilustrasi / LK)

Ilustrasi transformasi perkeretaapian Sumatera Barat dengan reaktivasi jalur 248,5 Km dan Shelter baru Kampung Jua yang beroperasi per Gapeka 1 Desember 2026, Kamis,(6/11/2026) (Foto: Ilustrasi / LK)

Padang Panjang, LiputanKhusus — PT Kereta Api Indonesia terus mematangkan langkah strategis untuk menghidupkan kembali kejayaan transportasi rel di Sumatra Barat. Jajaran Direksi KAI menegaskan komitmen untuk mereaktivasi jalur kereta api nonaktif sepanjang 248,5 kilometer. Jalur tersebut nantinya terintegrasi sebagai bagian dari jaringan besar Kereta Trans Sumatra.

Sebagai langkah awal eksekusi megaproyek ini, pemerintah mengucurkan alokasi investasi awal sebesar Rp300 miliar. Anggaran tersebut fokus penuh untuk mendanai persiapan teknis, kajian kelayakan, serta perbaikan infrastruktur pada segmen-segmen prioritas utama.

Roadmap Reaktivasi 248,5 Km Dibagi Beberapa Tahap

Berdasarkan roadmap resmi dari direksi KAI, setelah pencanangan segmen Kayu Tanam–Padang Panjang sepanjang 15,3 kilometer, pengerjaan rute kelanjutan berikutnya terbagi ke dalam beberapa tahapan prioritas. Tahapan tersebut meliputi:

Selanjutnya jalur Naras–Sungai Limau sepanjang 6,5 Km. Kemudian jalur Padang Panjang–Batutaba 18 Km. Setelah itu Batutaba–Solok 34 Km. Lalu Solok–Muarakalaban 24 Km. Bahkan pembangunan interkoneksi menuju segmen Muarakalaban–Sawahlunto serta rute historis Padang Panjang–Bukittinggi–Payakumbuh–Limbanang.

Transformasi Perkeretaapian Sumbar Reaktivasi Jalur dan Gapeka Baru

Di samping rencana jangka panjang tersebut, KAI Divisi Regional II Sumatra Barat juga mengumumkan penyegaran layanan operasional melalui pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api terbaru yang efektif berjalan mulai 1 Desember 2026.

Gapeka 2026 Berlaku 1 Desember Buka Shelter Kampung Jua

Penerapan Gapeka 2026 ini membawa kabar baik bagi mobilitas masyarakat dengan dibukanya titik pemberhentian baru, yaitu Shelter Kampung Jua. Shelter ini melayani perjalanan KA Pariaman Ekspres rute Pauhlima–Naras guna mempermudah akses transportasi warga sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi sektor UMKM di wilayah sekitar.

Meski frekuensi perjalanan harian untuk KA Pariaman Ekspres, KA Lembah Anai, dan KA Minangkabau Ekspres tetap beroperasi normal, manajemen KAI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Calon penumpang harus memeriksa kembali jam keberangkatan pada tiket secara berkala melalui aplikasi Access by KAI. Hal tersebut penting mengingat adanya pergeseran menit jadwal imbas dari penyesuaian grafik operasional yang baru.

Langkah transformasi ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi pengalihan logistik daerah yang ramah lingkungan. Langkah ini juga mampu membangkitkan kembali urat nadi perekonomian dan pariwisata di Ranah Minang. (Hk)

Berita Terkait

Jon Firman Pandu Buka Kelas Pembiayaan UMKM di Koto Baru, Baznas Kucurkan Rp80 Juta untuk Usaha Disabilitas
DPRD Solok Sahkan APBD 2027 Jadi Perda, Jon Firman Pandu Terima Rekomendasi Banggar untuk Ditindaklanjuti
Jumat Keliling, Polres Payakumbuh berharap terjalin komunikasi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat.
Saat Laporan Digantung, Praperadilan Hadir: Menagih Tanggung Jawab Penyidik di KUHAP Baru
Arus, Ketua DPRD Sulteng Pimpin Korkom ke Jakarta, Siapkan Terobosan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
Prihatin Banyak Kantor Berantakan, Eka Putra Instruksikan Aksi Bersih-Bersih Massal di Tanah Datar
Rifnaldi Apresiasi Padang Panjang Masuk 5 Besar Keterbukaan Informasi Sumbar, Dorong Transparansi Jadi Budaya Kerja
Bahaya Kebohongan, Jabatan Bisa Berakhir tetapi Kejujuran dan Nama Baik Akan Selalu Dikenang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:29 WIB

Jon Firman Pandu Buka Kelas Pembiayaan UMKM di Koto Baru, Baznas Kucurkan Rp80 Juta untuk Usaha Disabilitas

Jumat, 6 November 2026 - 18:02 WIB

DPRD Solok Sahkan APBD 2027 Jadi Perda, Jon Firman Pandu Terima Rekomendasi Banggar untuk Ditindaklanjuti

Jumat, 6 November 2026 - 16:26 WIB

Jumat Keliling, Polres Payakumbuh berharap terjalin komunikasi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat.

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

Saat Laporan Digantung, Praperadilan Hadir: Menagih Tanggung Jawab Penyidik di KUHAP Baru

Jumat, 6 November 2026 - 12:47 WIB

Arus, Ketua DPRD Sulteng Pimpin Korkom ke Jakarta, Siapkan Terobosan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru