Dugaan Asal-Asalan, Proyek Revitalisasi SD Negeri Gunung Ratu Disorot Memakai Material Non-SNI dan Abaikan K3

Irfan fajri

Jumat, 23 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat, Liputankhusus.com – Pelaksanaan proyek revitalisasi bangunan di SD Negeri Gunung Ratu, yang terletak di Kecamatan Bandar Negri Suoh Kabupaten Lampung Barat, menuai sorotan tajam.

Pekerjaan fisik di sekolah tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan serta mengabaikan standar keselamatan kerja.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah material bangunan yang digunakan disinyalir tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), Hal ini terlihat dari kualitas fisik adukan semen, besi penyangga, serta beberapa komponen bangunan yang rapuh dan tidak sesuai spesifikasi teknis pengerjaan proyek pemerintah.di kerja kan asal asalan dan papan informasi ditutup nilai pagu nya ada apa, di balik itu.?

Selain persoalan mutu bahan bangunan, para pekerja di lokasi proyek juga terlihat tidak melengkapi diri dengan Alat Pelindung Diri (APD) standar seperti helm keselamatan (safety helmet), rompi proyek, maupun sepatu keselamatan (safety shoes). Kondisi ini dinilai melanggar aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) konstruksi yang diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan.

Salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya menyayangkan minimnya pengawasan dari pihak terkait maupun pihak sekolah terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

“Pengerjaannya terkesan asal jadi. Bahan yang dipakai kelihatan sekali kurang bagus kualitasnya, ditambah pekerjanya sama sekali tidak pakai APD. Padahal ini kan fasilitas pendidikan tempat anak-anak belajar, harusnya lebih diperhatikan kualitas dan keamanannya,” ujarnya kepada awak media.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepala sekolah maupun pihak rekanan/kontraktor pelaksana proyek belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyimpangan spesifikasi tersebut.

Warga dan wali murid berharap pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat, serta instansi pengawas terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan audit dan pengecekan langsung terhadap kualitas bangunan di SD Negeri Gunung Ratu, demi menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa.

(Tim)

Berita Terkait

​Mengapa Aksi Mahasiswa Kalteng di Kantor Gubernur Adalah Ujian Nyata Demokrasi Kalteng
Proyek Revitalisasi SDS Beringin Jaya Rp 864,248,428, Disorot, Material Diduga Tak Sesuai Spek, Pengawasan Nihil
Bayang Bayang ” Borgol ” Jilid 2, Oknum Mengaku Itu Pekerjaan Kami Datangi Rumah Wartawan (Ir) Paksa Cabut Berita “Semua Pihak Bungkam”
Menjaga Independensi Pers di Tengah Kuasa Trias Politica
Semarak Hari Santri 2026, MIN 8 Malteng Raih Juara 3 Pawai Terfavorit di Tulehu
Gubernur Anwar Hafid Sambut Dubes Rusia di Bandara Palu, Jajaki Kerja Sama Investasi dan Pendidikan
Menguji Adab dan Akuntabilitas: Ketika Suara Mahasiswa Kalteng Dibungkam Narasi “Sopan Santun”
Membedah Arsitektur Kebijakan Dedi Mulyadi: Reformasi Tata Kelola Dana BOS dan Pendidikan Gratis Jawa Barat
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:42 WIB

​Mengapa Aksi Mahasiswa Kalteng di Kantor Gubernur Adalah Ujian Nyata Demokrasi Kalteng

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Dugaan Asal-Asalan, Proyek Revitalisasi SD Negeri Gunung Ratu Disorot Memakai Material Non-SNI dan Abaikan K3

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Proyek Revitalisasi SDS Beringin Jaya Rp 864,248,428, Disorot, Material Diduga Tak Sesuai Spek, Pengawasan Nihil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Bayang Bayang ” Borgol ” Jilid 2, Oknum Mengaku Itu Pekerjaan Kami Datangi Rumah Wartawan (Ir) Paksa Cabut Berita “Semua Pihak Bungkam”

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Menjaga Independensi Pers di Tengah Kuasa Trias Politica

Berita Terbaru