SURABAYA (Jawa timur) 3 Oktober 2026 — Semangat kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa mewarnai Kota Surabaya yang dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Hari Batik Nasional 2026. Rangkaian acara berlangsung meriah sejak 30 September hingga 4 Oktober 2026 .
Puncak peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober, ditandai dengan kegiatan unik “Batik Berlayar” — sekitar 10 perahu berhias motif batik menyusuri Sungai Kalimas dari Taman Prestasi menuju Monumen Kapal Selam (Monkasel). Sepanjang perjalanan, warga disuguhi pertunjukan seni, musik, tari, hingga permainan cahaya .
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kalimas ini adalah salah satu ikon Kota Surabaya. Batik tidak hanya di ruang pamer, tetapi hadir di tengah masyarakat,” ujarnya .
Sementara itu, di Atrium Tunjungan Plaza 3, berlangsung pameran yang melibatkan lebih dari 40 peserta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur . Pengunjung dapat menikmati peragaan busana batik, lokakarya membatik, bincang budaya, hingga bazaar produk batik. Peringatan ini mengangkat khusus kekayaan motif Batik Tulungagung seperti Lurik Bhumi Ngrowo, Gajah Modo, dan Kalangbret.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Kementerian Perindustrian dan Yayasan Batik Indonesia. Ketua Umum YBI, Gita Pratama Kartasasmita, menyebut perayaan ini bukan sekadar pameran, melainkan ruang pengalaman agar generasi muda semakin mencintai batik .
Hingga hari ini, Sabtu (3/10), antusiasme warga masih tinggi. Pameran dan berbagai kegiatan akan terus dibuka hingga Minggu, 4 Oktober 2026.
#pewarta :(Bambang.s)













Komentar