Lemahnya Pengawasan Proyek Betonisasi Jalan Desa Parung Panjang, Pelaksana Lapangan Terkesan Lepas Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankhusus.com, BOGOR, PARUNG PANJANG — Pelaksanaan proyek betonisasi jalan desa yang menghubungkan Kampung Mekar Jaya hingga Ciparai Purba, Kecamatan Parung Panjang, menuai sorotan. Proyek yang dibiayai melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) tersebut dinilai minim pengawasan dan mengabaikan standar keselamatan kerja pada Selasa (6/10/2026).

Berdasarkan pemantauan awak media di lokasi kegiatan, ditemukan sejumlah dugaan pelanggaran teknis dan administratif. Para pekerja di lapangan terlihat tidak dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait perlindungan dan keselamatan para tenaga kerja selama proyek berlangsung.

Upaya konfirmasi awak media di lapangan juga menemui kendala. Rudi selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang tercantum resmi dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) tidak berada di lokasi konstruksi. Saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Rudi justru enggan memberikan penjelasan dan melempar tanggung jawab penuh kepada pihak sekretariat desa.

“Langsung ke Sekdes aja lah,” ujar Rudi singkat saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp.

Sikap tertutup juga ditunjukkan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Parung Panjang, Rina, yang berada di sekitar lokasi proyek. Saat ditemui awak media untuk dimintai keterangan terkait transparansi pengerjaan dan penerapaan standar K3, Rina enggan memberikan tanggapan resmi dan langsung meninggalkan lokasi.

Kondisi ini memicu pertanyaan publik terkait efektivitas dan peran nyata TPK dalam mengawal anggaran serta teknis pengerjaan proyek di lapangan. Ketiadaan pengawasan melekat dari pelaksana proyek dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas hasil pembangunan jalan serta membahayakan keselamatan para pekerja.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak media masih berupaya mendapatkan klarifikasi dan tanggapan resmi dari TPK maupun Pemerintah Desa Parung Panjang.

 

 

Redaksi

Berita Terkait

Ketua Panitia Pilkades Sukaresmi Jaga Netralitas dan Kerja Profesional
PEMANTAPAN PANITIA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-98 DI SUNGAI GUNTUNG*
Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang Kunjungi Sekolah Rakyat, Dorong Penguatan Mutu dan Layanan Pendidikan
H. Ambo Dalle Wakil Ketua III DPRD Sulteng, Pemekaran DOB Harus Selektif, Kemandirian Ekonomi Jadi Syarat Utama
PEMANTAPAN PANITIA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-98 DI SUNGAI GUNTUNG
Banyak Bicara Tak Mengangkat Lumpur, Kerja Nyata Dibutuhkan di Arosuka.
Polda Lampung Ungkap Jaringan Narkotika Aceh–Jakarta, Amankan 89 Kg Sabu dan Ribuan Etomidate
IODI Sumbar Kobarkan Semangat Atlet, Siap Tampil Maksimal di PORPROV XVI 2026.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Ketua Panitia Pilkades Sukaresmi Jaga Netralitas dan Kerja Profesional

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:53 WIB

PEMANTAPAN PANITIA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-98 DI SUNGAI GUNTUNG*

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:05 WIB

H. Ambo Dalle Wakil Ketua III DPRD Sulteng, Pemekaran DOB Harus Selektif, Kemandirian Ekonomi Jadi Syarat Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:53 WIB

PEMANTAPAN PANITIA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-98 DI SUNGAI GUNTUNG

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Banyak Bicara Tak Mengangkat Lumpur, Kerja Nyata Dibutuhkan di Arosuka.

Berita Terbaru