MAKASSAR — Perkembangan penataan perparkiran di Kota Makassar
mendapat apresiasi dari DPW LSM Gerakan Bersama Rakyat (GEBRAK)
Sulawesi Selatan. Sistem yang kini lebih tertata dinilai sebagai
langkah positif pemerintah daerah.
Kondisi di lapangan menunjukkan perubahan — kawasan parkir lebih
teratur, terarah, dan mulai memberikan kenyamanan bagi pengguna
jalan maupun warga sekitar.
Awaluddin Anwar selaku Penasehat DPW LSM GEBRAK Sulsel menyampaikan,
penataan parkir bukan hal sederhana karena menyangkut ketertiban
lalu lintas, pengelolaan aset daerah, pendapatan, serta mata
pencaharian banyak warga yang bekerja sebagai juru parkir.
“Kami memberikan apresiasi kepada jajaran Perumda Parkir Kota
Makassar. Penataan yang ada saat ini sudah jauh lebih baik. Tentu
belum sempurna, namun arahnya sudah benar dan patut didukung,”
ujarnya.
Meski demikian, GEBRAK Sulsel menegaskan pengawasan terhadap juru
parkir liar harus terus diperketat. Penertiban dilakukan tegas,
namun tetap berkeadilan — tidak mematikan mata pencaharian warga.
Transparansi pendapatan retribusi parkir juga ditekankan harus
terbuka. Masyarakat berhak mengetahui setiap rupiah pendapatan
dikelola secara profesional dan kembali untuk pembangunan kota.
“Pengawasan bukan berarti mencari kesalahan pemerintah. Justru
mendorong tata kelola yang lebih baik. Jika bagus kami puji, jika
kurang kami sarankan perbaikan,” tegas Awaluddin Anwar.
GEBRAK Sulsel berharap sistem perparkiran Makassar ke depan semakin
profesional, transparan, dan menguntungkan seluruh warga.
——,—
Narasumber : Awaluddin Anwar, Penasehat DPW LSM GEBRAK Sulsel
Penulis penulis Wartawan
deli serdang













Komentar