Liputankhusus.com, SERANG – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2205/X/2026 tertanggal 2 Oktober 2026, posisi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten resmi mengalami pergantian.
Dalam surat telegram tersebut, Brigjen Pol Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H. ditunjuk untuk memimpin Polda Banten. Perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1996 ini menggantikan posisi Irjen Pol Hengki, S.I.K., M.H., yang mendapatkan promosi dan amanah baru untuk mengemban tugas sebagai Kapolda Jawa Barat.
Sebelum dipercaya menduduki kursi Kapolda Banten, Brigjen Pol Hendra Kurniawan mengemban jabatan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Sespim Lemdiklat Polri. Pengalamannya di bidang pendidikan dan pembinaan personel Polri menjadi modal kuat dalam memimpin serta memperkuat jajaran kepolisian di wilayah hukum Banten. Sementara itu, Irjen Pol Hengki yang merupakan alumni Akpol Tahun 1995 akan melanjutkan rekam jejak kepemimpinannya di wilayah Jawa Barat.
Pergantian kepemimpinan ini dibenarkan langsung oleh Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea. Ia menyampaikan bahwa rotasi pimpinan di tubuh Polri merupakan bagian dari dinamika manajerial organisasi guna mengoptimalkan pelayanan masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan di daerah.
“Mabes Polri telah mengeluarkan Surat Telegram mutasi untuk sejumlah Perwira Tinggi dan Perwira Menengah di seluruh jajaran kepolisian daerah. Dalam mutasi berkala ini, Kapolda Banten mendapatkan pengangkatan dalam jabatan baru sebagai Kapolda Jawa Barat,” ujar Kombes Pol Maruli dalam keterangannya di Serang.
Kombes Pol Maruli menekankan bahwa skema rotasi dan mutasi struktural merupakan hal yang lazim serta berkesinambungan di institusi kepolisian. Selain bertujuan untuk penyegaran jajaran, kebijakan ini menjadi sarana pembinaan karier serta bentuk apresiasi atas dedikasi para perwira.
“Rotasi dan mutasi adalah hal yang biasa dilakukan di institusi kepolisian. Selain untuk penyegaran organisasi dan menjawab tantangan tugas ke depan, mutasi ini juga merupakan bentuk promosi jabatan guna jenjang karier yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Dengan berjalannya pergantian kepemimpinan ini, pimpinan baru diharapkan dapat melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan, memperkuat sinergitas dengan pemangku kepentingan (stakeholder) di Banten, serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Banten agar tetap kondusif.
Laporan: Sandy Purwanto













Komentar