Kabupaten Solok (SUMBAR), LK — Puskesmas Selayo kembali menorehkan prestasi membanggakan. Puskesmas di Kabupaten Solok ini menyabet penghargaan Peringkat 1 Terbaik dalam SPM kategori Pelayanan Kesehatan Orang dengan Risiko Terinfeksi HIV.
Dinas Kesehatan Kabupaten Solok menilai kinerja Puskesmas Selayo secara konsisten selama sembilan bulan. Penilaian berlangsung dari Januari hingga September 2026. Hasilnya, Puskesmas Selayo meraih peringkat terbaik.
Dinas Kesehatan Kabupaten Solok menyerahkan langsung penghargaan ini. Penyerahan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi tenaga medis dan staf Puskesmas Selayo.
Penyerahan di Hotel Daima Mossa
Momen penyerahan berlangsung khidmat. Acara berlangsung dalam rangkaian rapat kerja kesehatan di Hotel Daima Mossa, Senin, 2 November 2026.
Selain itu, jajaran pejabat Dinas Kesehatan menghadiri kegiatan ini. Perwakilan puskesmas se-Kabupaten Solok juga hadir. Bahkan, pimpinan lembaga pendidikan lintas sektor ikut hadir. Para Kepala Sekolah SMAN, SMPN, MAN, serta perwakilan Pesantren M. Natsir hadir dan menunjukkan sinergi lintas instansi.
Kapus Selayo Syukuri Capaian Tim Puskesmas Selayo Raih Peringkat 1 Terbaik Layanan HIV
Kepala Puskesmas Selayo Ns. Yunelfriedni, S.Kep., mengungkapkan rasa syukur mendalam. Ia merasa bangga atas capaian ini. Menurutnya, penghargaan ini merupakan buah kerja sama tim yang solid. Selain itu, komitmen bersama memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi menjadi kunci.

Lebih lanjut, Ns. Yunelfriedni mengapresiasi keaktifan petugas di lapangan. Petugas tanpa lelah melakukan pencegahan, edukasi, serta penjangkauan kelompok masyarakat yang berisiko terinfeksi HIV di wilayah kerja Puskesmas Selayo.
Penilaian SPM dan Kepedulian Tekan Penularan
Penilaian SPM kategori HIV ini mengukur kemampuan puskesmas. Puskesmas harus mampu memberi skrining dini, konseling, edukasi pencegahan, serta pendampingan medis yang komprehensif.
Karena itu, Puskesmas Selayo membuktikan kepeduliannya. Puskesmas menekan angka penularan HIV/AIDS melalui pendekatan humanis, responsif, dan mengedepankan kerahasiaan pasien.
Akhirnya, keberhasilan Puskesmas Selayo diharapkan menjadi contoh bagi fasilitas kesehatan lain di Kabupaten Solok. Fasilitas lain bisa mengoptimalkan pencapaian target SPM demi masyarakat Solok yang sehat dan sejahtera.
(Yef)













Komentar