Hujan Deras Guyur X Koto, 15 Rumah di Pandai Sikek Tanah Datar Terendam Banjir

Admin

Minggu, 1 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim BPBD Tanah Datar bersama warga membersihkan material banjir di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto (Foto: Dok. BPBD Tanah Datar /LK)

Tim BPBD Tanah Datar bersama warga membersihkan material banjir di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto (Foto: Dok. BPBD Tanah Datar /LK)

Tanah Datar (SUMBAR), LK — Curah hujan tinggi mengguyur wilayah Kecamatan X Koto. Akibatnya, banjir merendam Nagari Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Datar, Minggu, 1 November 2026, sekitar pukul 12.00 hingga 13.00 WIB.

Berdasarkan laporan sementara Pemerintah Nagari Pandai Sikek, banjir berdampak terhadap 15 unit rumah yang terendam air. Selain itu, banjir juga merendam sekitar 15 hektare lahan persawahan, 20 kolam ikan, serta 10 saluran irigasi.

Dampak Banjir dan 15 KK Mengungsi

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 15 kepala keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Mereka mengungsi ke Surau Gadang dan rumah keluarga atau kerabat terdekat.

Sementara itu, Pemerintah Nagari Pandai Sikek masih melakukan pendataan. Mereka menghimpun informasi lebih lanjut dari masing-masing kepala jorong. Oleh karena itu, data dampak kejadian masih bersifat sementara dan berpotensi mengalami perubahan.

BPBD Tanah Datar Turun ke Lokasi

Merespons kejadian tersebut, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tanah Datar langsung turun ke lokasi. Tim melakukan peninjauan dan penanganan awal terhadap kondisi di lapangan.

Selain itu, tim BPBD bersama warga membersihkan material banjir. Mereka juga memeriksa saluran irigasi yang tersumbat. Jadi, penanganan awal bisa meminimalisir dampak lanjutan.

Imbauan Waspada Curah Hujan Tinggi

Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, curah hujan masih berpotensi tinggi.

Warga yang berada di sekitar aliran sungai, kawasan rawan banjir, serta daerah dengan kondisi lereng berisiko harus lebih berhati-hati. Karena itu, warga harus segera menjauhi lokasi apabila terjadi peningkatan debit air atau tanda-tanda bencana lainnya.

Masyarakat juga perlu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga. Selain itu, warga harus mengikuti arahan petugas dan segera melaporkan kondisi darurat kepada pemerintah nagari atau pihak terkait. (Hk)

Berita Terkait

Mahasiswa Desak Keadilan, Kapolres Mateng Janji Tuntaskan Kasus 2×24 Jam, Gagal Siap Mundur
Ilusi Akuntabilitas Kementerian PU: Dua Dekade, 2.186 Temuan, dan Triliunan Rupiah yang Menguap Tanpa Kepastian Hukum
Polres Morowali Ringkus 4 Sopir Ekspedisi, Selundupkan 1.820 Liter Bio Solar Subsidi dengan Tangki Modifikasi 650 Liter
Ambil Uang Kasir Seenaknya Bikin UMKM Gulung Tikar, Ini Peringatan Keras Dosen UNIMAJU
Di Bawah Kepemimpinan Prof. Amar, Untad Melompat dari Kampus Regional ke Panggung Global
Bupati Eka Putra Tekankan Tungku Tigo Sajarangan Saat Dampingi Kapolda Sumbar di Polres Tanah Datar
Kapolsek Luhak Turun Tangan, Kisruh Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai
Dugaan Keracunan Massal di Pesta Pernikahan, Korban Dilarikan ke 3 Rumah Sakit 1 diantaranya Balita
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:58 WIB

Mahasiswa Desak Keadilan, Kapolres Mateng Janji Tuntaskan Kasus 2×24 Jam, Gagal Siap Mundur

Senin, 2 November 2026 - 21:02 WIB

Ilusi Akuntabilitas Kementerian PU: Dua Dekade, 2.186 Temuan, dan Triliunan Rupiah yang Menguap Tanpa Kepastian Hukum

Senin, 2 November 2026 - 18:07 WIB

Polres Morowali Ringkus 4 Sopir Ekspedisi, Selundupkan 1.820 Liter Bio Solar Subsidi dengan Tangki Modifikasi 650 Liter

Senin, 2 November 2026 - 17:35 WIB

Ambil Uang Kasir Seenaknya Bikin UMKM Gulung Tikar, Ini Peringatan Keras Dosen UNIMAJU

Senin, 2 November 2026 - 17:33 WIB

Di Bawah Kepemimpinan Prof. Amar, Untad Melompat dari Kampus Regional ke Panggung Global

Berita Terbaru

Lokomotif uap legendaris Mak Itam E1060 (Foto: ilustrasi /LK)

Opini

Rel Gigi di Silaing dan Ujian Keseriusan Kita

Senin, 2 Nov 2026 - 18:39 WIB